Chantelle Cameron Nilai Katie Taylor Menghindari Laga Trilogi
Chantelle Cameron (kiri) dan Katie Taylor. (Foto: Fight TV)
Chantelle Cameron mengaku kecewa triloginya dengan Katie Taylor tidak pernah terwujud.
Cameron bahkan menilai Taylor sengaja menghindari pertarungan ketiga karena tidak ingin mengakhiri karier profesionalnya dengan kekalahan.
Cameron menjadi satu-satunya petinju wanita yang pernah mengalahkan Taylor sebagai petinju profesional.
Keduanya telah dua kali bertemu dengan rekor 1-1, tetapi Taylor memilih menghadapi Flora Pili dalam pertarungan terakhirnya di Croke Park, Dublin, Sabtu lalu.
“Saya rasa sangat mengecewakan trilogi itu tidak pernah terjadi,” kata Cameron kepada The Ring.
“Ini satu-satunya trilogi dalam tinju wanita yang seharusnya terjadi. Skornya 1-1 dan kami tidak pernah menyelesaikannya.”
Chantelle Cameron mengatakan dirinya menerima jika Taylor memang tidak ingin menghadapi dirinya lagi.
Namun, petinju berusia 35 tahun itu meminta Taylor dan timnya terbuka mengenai alasan tidak digelarnya pertarungan ketiga.
“Kalau tidak mau, tidak masalah. Tetapi katakan saja Anda tidak ingin melawan saya karena tidak ingin kalah pada malam besar Anda,” ujar Cameron.
Pertemuan pertama mereka berlangsung pada Mei 2023 di 3Arena, Dublin, yang menjadi laga pertama Taylor di tanah kelahirannya.
Cameron mengejutkan publik tuan rumah dengan kemenangan angka mayoritas sekaligus mempertahankan gelar juara dunia tak terbantahkan kelas junior welter.
Enam bulan kemudian, keduanya kembali bertemu di tempat yang sama. Taylor menang melalui keputusan mayoritas untuk merebut seluruh gelar di kelas 140 pound.
Hasil tersebut hingga kini masih dipermasalahkan Cameron.
Trilogi sempat dianggap sebagai pertarungan yang logis pada 2024. Namun, Taylor justru dua kali menghadapi Amanda Serrano.
Cameron menganggap keputusan tersebut sebagai bentuk penghargaan terhadap dirinya. Ia menilai Taylor dan timnya melakukan berbagai cara agar trilogi tidak terlaksana.
“Setelah mengalahkan saya, Katie mengatakan di atas ring bahwa dia ingin trilogi karena itu akan menjadi trilogi terbesar dalam tinju wanita. Tetapi ketika waktunya tiba, muncul berbagai alasan,” kata Cameron.
Cameron juga membandingkan perkembangan kariernya dengan Taylor. Ia menyebut telah naik beberapa kelas dan menjalani ronde tiga menit, termasuk bersiap menghadapi Claressa Shields.
Menurut Cameron, Taylor memang mengambil keputusan tepat dengan pensiun sekarang.
Namun, ia memperkirakan Taylor masih akan kembali untuk pertandingan ekshibisi, kemungkinan menghadapi mantan bintang UFC Ronda Rousey.
Chantelle Cameron menilai Taylor, yang kini berusia 40 tahun, sudah tepat mengakhiri karier di level perebutan gelar sebelum menghadapi petinju muda seperti Caroline Dubois atau Alycia Baumgardner.
“Dia pensiun pada waktu yang tepat,” kata Cameron.
Artikel Tag: Katie Taylor, Chantelle Cameron
Published by Ligaolahraga.com at https://dev.ligaolahraga.com/tinju/chantelle-cameron-nilai-katie-taylor-menghindari-laga-trilogi
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini