Conor Benn Disebut Tak Punya Peluang Hadapi Ryan Garcia
Ryan Garcia dan Conor Benn
Berita Tinju- Conor Benn akan menghadapi ujian terbesar dalam kariernya ketika menantang Ryan Garcia untuk memperebutkan gelar WBCkelas welter pada 12 September 2026 di T Mobile Arena, Las Vegas.
Pertarungan tersebut menjadi kesempatan pertama Benn untuk memperebutkan gelar dunia sepanjang karier profesionalnya. Namun, kembalinya petinju Inggris itu ke kelas welter menjadi salah satu perhatian utama menjelang duel.
Benn terakhir kali bertarung di kelas welter pada April 2022. Setelah itu, ia naik ke kelas menengah untuk menghadapi Chris Eubank Jr dalam dua pertarungan rivalitas mereka pada 2025. Kini, Benn kembali ke batas 147 pon demi menghadapi Garcia.
Masalahnya, Benn sendiri mengakui bahwa ia tidak berniat bertahan lama di kelas welter. Proses menurunkan berat badan menuju pertarungan melawan Garcia disebut sangat berat sehingga ia mempertimbangkan untuk kembali bertarung di kelas welter super atau kelas menengah setelah laga tersebut.
Kondisi itu turut mendapat perhatian James Toney. Mantan juara dunia di tiga kelas berbeda tersebut memahami kesulitan yang dialami Benn karena pernah menghadapi persoalan serupa ketika mempersiapkan pertarungan melawan Roy Jones Jr.
“Saya tahu bagaimana rasanya harus menurunkan banyak berat badan. Saya pernah berada dalam situasi itu ketika menghadapi Roy Jones Jr. Saya tidak bisa mencapai berat yang ditentukan dan itu membuat Anda melakukan hal hal gila,” ujar Toney kepada Fight Hub TV.
Meski bersimpati terhadap kondisi Benn, Toney sama sekali tidak yakin petinju Inggris itu mampu menciptakan kejutan.
“Conor bisa memenangkan pertarungan ini? Tidak mungkin. Saya berharap dia bisa mendapatkan kembali berat badannya dengan cukup baik agar pertarungannya menjadi lebih menarik untuk ditonton,” kata Toney.
Toney kemudian memberikan prediksi yang jauh lebih spesifik. Menurutnya, Ryan Garcia memiliki kualitas istimewa yang akan membuat Conor Benn kesulitan bertahan hingga ronde-ronde akhir.
“Lima ronde. Ryan memiliki faktor ‘IT’. Dia punya faktor itu dalam latihan, dia petinju yang hebat dan berlatih dengan semua hal yang memang perlu dia lakukan,” ujar Toney.
Ia bahkan memprediksi Garcia akan mengakhiri pertarungan melalui kombinasi uppercut dan hook kiri.
“Saya pikir dia akan menjatuhkannya dengan uppercut lalu hook kiri,” lanjutnya.
Garcia datang ke pertarungan ini dengan rekor 25 kemenangan, dua kekalahan, dan 20 KO. Ia juga berstatus juara dunia WBC kelas welter setelah merebut sabuk tersebut dari Mario Barrios pada Februari 2026.
Sementara itu, Benn memiliki rekor 25 kemenangan, satu kekalahan, dan 14 KO. Kekalahan tersebut terjadi saat menghadapi Eubank Jr pada pertarungan pertama mereka.
Duel Ryan Garcia versus Conor Benn akan menjadi salah satu pertarungan utama pada September. Jai Opetaia juga dijadwalkan menghadapi Noel Mikaelian dalam laga pendukung utama untuk perebutan gelar kelas penjelajah WBC.
Jika prediksi Toney terbukti, Garcia bukan hanya mempertahankan gelar WBC, tetapi juga semakin memperkuat statusnya sebagai salah satu bintang terbesar di kelas welter.
Artikel Tag: WBC, kelas welter, Ryan Garcia, conor benn
Published by Ligaolahraga.com at https://dev.ligaolahraga.com/tinju/conor-benn-disebut-tak-punya-peluang-hadapi-ryan-garcia
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini