Conor Benn Siap Tinggalkan Kelas Welter Usai Hadapi Garcia
Conor Benn
Berita Tinju - Conor Benn telah menutup peluang untuk menjalani pertarungan unifikasi di kelas welter jika berhasil mengalahkan Ryan Garcia pada 12 September mendatang.
Benn akan menantang Garcia untuk memperebutkan gelar dunia WBC kelas welter di T Mobile Arena, Las Vegas. Duel tersebut menjadi kesempatan pertama Benn untuk merebut gelar dunia dalam karier profesionalnya.
Namun, menariknya, Benn justru sudah memastikan bahwa dirinya tidak akan lama berada di kelas 147 pound.
Petinju berusia 29 tahun itu mengungkapkan kepada The Ring bahwa pertarungan melawan Garcia akan menjadi penampilan terakhirnya di kelas welter. Setelah itu, Benn berencana naik kelas dan membuka kemungkinan bertarung di kelas welter super, kelas menengah, hingga kelas menengah super.
“Saya sudah mengatakan ini adalah pertarungan terakhir saya di 147 pound. Setelah memenangkan gelar dunia, saya akan melanjutkan perjalanan,” ujar Benn.
Keputusan tersebut secara tidak langsung membuat peluang Benn menghadapi Teofimo Lopez dalam pertarungan unifikasi menjadi semakin kecil. Lopez saat ini memegang gelar WBA kelas welter setelah mengalahkan Rolando Romero pada Agustus.
Sebelumnya, Lopez memang disebut berpeluang menghadapi pemenang duel Garcia melawan Benn. Tim Lopez bahkan dikabarkan tengah mencari jalan untuk menghindari kewajiban menghadapi Jack Catterall demi membuka peluang menghadapi salah satu juara dunia lain di kelas welter.
Namun, jika Conor Benn benar benar meninggalkan divisi tersebut setelah menghadapi Garcia, kesempatan untuk mempertemukan kedua petinju itu praktis akan hilang.
Benn sendiri memiliki alasan kuat untuk tidak ingin bertahan di kelas welter. Pertarungan melawan Garcia akan menjadi kali pertama sejak April 2022 ia kembali memenuhi batas 147 pound. Setelah itu, Benn bertarung di kelas yang lebih berat, termasuk dua duel melawan Chris Eubank Jr. dan pertarungan kelas catchweight 150 pound menghadapi Regis Prograis.
Benn bahkan mengakui proses menurunkan berat badan kali ini sangat berat. Ia menyebut pertarungan di 147 pound sebagai tantangan besar setelah lebih dari empat tahun tidak mencapai batas tersebut.
Karena itu, kemenangan atas Garcia sekalipun tidak akan membuat Benn berusaha mempertahankan gelar WBC di kelas welter dalam jangka panjang. Ia justru berencana membawa momentum perebutan gelar tersebut ke divisi yang lebih tinggi.
“Saya bisa bertarung di 154, 160 atau 168 pound setelah pertarungan ini,” kata Benn.
Dengan rencana tersebut, duel melawan Ryan Garcia bukan hanya menjadi kesempatan Conor Benn meraih gelar dunia pertamanya. Pertarungan ini juga menjadi penutup perjalanan Benn di kelas welter sebelum memulai tantangan baru di kelas yang lebih berat.
Artikel Tag: WBC, kelas welter, Kelas Menengah Super, Unifikasi, Teofimo Lopez, Ryan Garcia, conor benn
Published by Ligaolahraga.com at https://dev.ligaolahraga.com/tinju/conor-benn-siap-tinggalkan-kelas-welter-usai-hadapi-garcia
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini