Fabio Wardley Termotivasi Bela Ben Davison Jelang Duel Ulang Dubois

Penulis: Hanif Rusli
Rabu 09 Sep 2026, 16:46 WIB - 201 views
Fabio Wardley mengatakan kritik yang diterima Davison justru membuatnya semakin termotivasi. (Foto: Fight TV)

Fabio Wardley mengatakan kritik yang diterima Davison justru membuatnya semakin termotivasi. (Foto: Fight TV)

Ligaolahraga.com -

Fabio Wardley menjadikan kritik terhadap pelatihnya, Ben Davison, sebagai motivasi tambahan untuk mengalahkan Daniel Dubois dalam pertarungan ulang pada 17 Oktober di O2 Arena, London.

Davison mendapat sorotan tajam setelah petinju asuhannya, Moses Itauma, kalah dari Filip Hrgovic dalam perebutan gelar kelas berat IBF yang lowong.

Itauma yang unggul jauh di kartu skor justru kehabisan tenaga dan dihentikan pada ronde kesembilan.

Hrgovic menjadi juara dunia kelas berat pertama dari Kroasia setelah pertarungan dihentikan.

Saat itu, Itauma masih unggul pada ketiga kartu juri. Davison kemudian mendapat kritik karena dianggap salah mengelola jalannya pertandingan.

Wardley mengatakan kritik yang diterima Davison justru membuatnya semakin termotivasi. Ia ingin menunjukkan kualitas tim tersebut saat kembali menghadapi Dubois.

"Saya merasa sekarang giliran saya. Giliran saya melakukan bagian saya untuk gym ini. Giliran saya membuktikannya karena saya sangat terkejut dengan banyaknya kritik yang diterima Ben," kata Wardley dalam konferensi pers untuk mempromosikan rematch.

Petinju asal Ipswich itu bahkan menilai kritik terhadap Davison berlebihan. Menurutnya, situasi tersebut menjadi bahan bakar tambahan untuk membuktikan kemampuan seluruh timnya.

"Saya akan membuktikannya kepada Anda. Saya akan memikulnya di pundak saya. Saya akan menerimanya, tidak masalah," ujar Fabio Wardley.

Wardley juga yakin kekalahan Itauma tidak akan mengakhiri karier petinju berusia 21 tahun tersebut.

Menurutnya, Itauma masih memiliki waktu panjang untuk berkembang dan kembali merebut gelar dunia.

Untuk saat ini, Wardley lebih fokus mengejar gelar dunia keduanya.

Ia sebelumnya merebut sabuk interim setelah mengalahkan Joseph Parker pada Oktober, sebelum statusnya ditingkatkan menjadi juara penuh ketika Oleksandr Usyk mengosongkan gelar tersebut.

Namun, pertahanan gelar pertamanya berakhir buruk.

Wardley sempat menjatuhkan Dubois dua kali pada tiga ronde awal dalam pertarungan di Co-op Live Arena, Manchester, 9 Mei. Dubois kemudian bangkit dan menghentikan Wardley pada ronde ke-11.

Wasit Howard Foster menghentikan laga setelah 28 detik pada ronde tersebut. Davison dan Robert Hodgins, pelatih Wardley lainnya, juga dikritik karena dianggap terlambat menghentikan pertandingan.

Fabio Wardley membela kedua pelatihnya dan mengatakan keputusan di sudut ring sudah tepat.

Ia menegaskan Hodgins telah mendampinginya sejak pertama kali mengenakan sarung tinju, sedangkan Davison telah bekerja bersamanya selama lima hingga hampir tujuh tahun.

Wardley juga menilai kedua pelatih memahami daya tahan dan karakter bertarungnya. Ia mencontohkan kemenangan atas Justis Huni setelah melewati 10 ronde dalam pertarungan yang tidak berjalan sesuai harapan.

Wardley bahkan mengaktifkan klausul rematch melawan Dubois segera setelah pertarungan pertama berakhir.

Ia mengakui dua knockdown awal membuatnya terlalu percaya diri dan terlalu sering memburu pukulan kanan.

"Saya sudah membuktikan berkali-kali bahwa saya bisa berubah, beradaptasi dan berkembang. Saya akan melakukan hal yang sama lagi," kata Wardley.

Artikel Tag: Ben Davison, Daniel Dubois, Fabio Wardley

Published by Ligaolahraga.com at https://dev.ligaolahraga.com/tinju/fabio-wardley-termotivasi-bela-ben-davison-jelang-duel-ulang-dubois
201
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini