Manajer Ungkap Negosiasi Lawan Jadi Sebab Shakur Stevenson Pisah dari Zuffa

Penulis: Hanif Rusli
Sabtu 31 Okt 2026, 16:08 WIB - 73 views
Shakur Stevenson, yang memiliki rekor 25 kemenangan tanpa kekalahan dengan 11 kemenangan KO, sebelumnya menjadikan Haney sebagai target utama. (Foto: Fight TV)

Shakur Stevenson, yang memiliki rekor 25 kemenangan tanpa kekalahan dengan 11 kemenangan KO, sebelumnya menjadikan Haney sebagai target utama. (Foto: Fight TV)

Ligaolahraga.com -

Manajer Shakur Stevenson, J Prince, mengungkapkan kegagalan mencapai kesepakatan mengenai lawan bertanding menjadi salah satu penyebab petinju Amerika Serikat itu mengakhiri kerja sama dengan Zuffa Boxing.

Menurut Prince, terlalu banyak waktu dihabiskan untuk mengupayakan pertarungan melawan Devin Haney.

Stevenson mengumumkan pada awal pekan ini bahwa dirinya dan Zuffa Boxing sepakat mengakhiri kerja sama, meskipun keduanya baru menyetujui kontrak promosi untuk beberapa pertarungan pada 9 Juli.

Perpisahan tersebut terjadi sebelum kemitraan mereka benar-benar berjalan.

"Kami memiliki kontrak. Nilai bayaran dan berbagai hal lainnya pada dasarnya sudah disepakati. Masalahnya hanya mencari lawan," kata Prince kepada Fight Hub TV.

"Saya pikir terlalu banyak waktu dihabiskan untuk membidik lawan yang salah, yaitu Devin Haney. Kami tidak ingin terus berfokus pada satu orang ini, Devin, sementara masih banyak hal lain yang bisa dilakukan," ujarnya.

Prince menambahkan bahwa dirinya dan Stevenson ingin melanjutkan karier melalui kerja sama dengan pihak-pihak yang menepati komitmen.

Meski demikian, dia tidak menutup kemungkinan kembali bekerja sama dengan Zuffa Boxing pada masa mendatang.

"Saya berharap yang terbaik untuk Zuffa. Saya berharap mereka bisa menyelesaikan sejumlah persoalan dan memperbaiki beberapa hal. Saya pikir mereka bisa menjadi kekuatan yang patut diperhitungkan pada masa depan," kata Prince.

Stevenson, yang memiliki rekor 25 kemenangan tanpa kekalahan dengan 11 kemenangan knockout (KO), sebelumnya menjadikan Haney sebagai target utama.

Shakur Stevenson merupakan juara kelas welter super versi The Ring dan WBO, sedangkan Haney memegang gelar juara kelas welter WBO.

Keduanya menjalani negosiasi panjang yang beberapa kali menjadi perbincangan di media sosial. Namun, kesepakatan tidak tercapai akibat perbedaan mengenai klausul berat badan dalam kontrak pertarungan.

Prince juga mengungkapkan bahwa pertarungan melawan Manny Pacquiao sempat dibahas untuk menjadi bagian dari kartu pertandingan Tyson Fury melawan Anthony Joshua pada 11 Desember di Principality Stadium, Cardiff, Wales.

Namun, Netflix, yang akan menyiarkan rangkaian pertandingan The Ring secara global, pada akhirnya tidak tertarik dengan duel tersebut.

Dia membantah bahwa pertarungan melawan Jose Valenzuela pernah dibahas untuk Stevenson.

Setelah berpisah dari Zuffa Boxing, Shakur Stevenson kini berstatus petinju bebas promotor. Prince mengatakan pihaknya sedang menjajaki pembicaraan dengan sejumlah pihak, termasuk DAZN.

Stevenson terakhir kali bertarung pada 31 Januari ketika mengalahkan Teofimo Lopez melalui keputusan angka mutlak untuk merebut gelar kelas welter super versi The Ring dan WBO.

Kemenangan tersebut menjadikannya juara dunia di empat divisi berbeda.

Prince memastikan Stevenson menargetkan kembali bertarung pada awal 2027 dan menjanjikan sejumlah pertarungan besar pada periode tersebut.

Artikel Tag: Manny Pacquiao, Shakur Stevenson

Published by Ligaolahraga.com at https://dev.ligaolahraga.com/tinju/manajer-ungkap-negosiasi-lawan-jadi-sebab-shakur-stevenson-pisah-dari-zuffa
73
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini