Manny Pacquiao Berpeluang Pecahkan Rekor Usia di Kelas Welter
Manny Pacquiao
Berita Tinju: Nama Manny Pacquiao kembali menjadi perbincangan hangat di dunia tinju profesional. Petinju legendaris asal Filipina itu berpeluang mendapat kesempatan kedua untuk memecahkan rekornya sendiri sebagai juara dunia welter tertua sepanjang sejarah.
Pacquiao hampir mencatatkan sejarah pada Juli lalu saat menantang Mario Barrios dalam perebutan gelar juara dunia kelas welter versi WBC. Laga tersebut menjadi comeback resminya ke ring profesional setelah terakhir kali menang pada 2019. Meski sempat diragukan banyak pihak, Pacquiao mampu tampil kompetitif dan memaksakan hasil imbang.
Sejumlah pengamat menilai Pacquiao layak memenangkan laga tersebut. Namun keputusan juri tidak berpihak kepadanya. Meski demikian, penampilan itu membuktikan bahwa mantan delapan juara dunia lintas divisi tersebut masih kompetitif di level elite.
Kini di usia 47 tahun, Manny Pacquiao menegaskan belum berniat gantung sarung tinju. Ia disebut membidik laga perebutan gelar dunia kembali, dengan target awal adalah pemegang sabuk WBA kelas welter Rolando Romero. Sayangnya, peluang tersebut mulai mengecil.
Promotor Eddie Hearn mengungkapkan rencana mempertemukan Romero dengan Conor Benn. Pertarungan itu disiapkan sebagai bagian dari peta besar menuju duel unifikasi kelas welter pada 2026, yang membuat jalur Pacquiao semakin sempit.
Situasi tersebut justru membuka peluang lain. Juara dunia welter versi WBO, Devin Haney, memberikan sinyal ketertarikan menghadapi Pacquiao. Lewat media sosial X, Haney menyampaikan pesan singkat kepada manajer Pacquiao, Sean Gibbons.
“Sean Gibbons hubungi Bill Haney,” tulis Devin Haney, yang mengisyaratkan pintu negosiasi terbuka.
Tak lama berselang, Bill Haney yang merupakan ayah sekaligus pelatih Devin Haney, mengonfirmasi bahwa dirinya telah berbicara langsung dengan Gibbons selama sekitar empat menit. Hal itu memicu spekulasi luas di kalangan penggemar tinju dunia.
Jika duel tersebut terwujud, Manny Pacquiao berkesempatan mencetak rekor baru sebagai juara dunia welter tertua. Ia sebelumnya memegang rekor tersebut saat mengalahkan Keith Thurman pada 2019. Pertarungan melawan Haney juga akan menjadi ujian berat, mengingat Haney dikenal sebagai salah satu petinju paling teknis di kelas 147 pound.
Keputusan kini berada di tangan Pacquiao. Apakah ia akan menerima tantangan besar itu demi menorehkan sejarah sekali lagi, atau memilih menutup kariernya dengan warisan yang sudah tak terbantahkan.
Artikel Tag: Manny Pacquiao, Tinju kelas welter, Devin Haney, WBO
Published by Ligaolahraga.com at https://dev.ligaolahraga.com/tinju/manny-pacquiao-berpeluang-pecahkan-rekor-usia-di-kelas-welter
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini