Pengacara Sebut Gervonta Davis “Korban” Usai Penangkapan di Miami

Penulis: Hanif Rusli
Jumat 30 Jan 2026, 19:43 WIB - 90 views
Gervonta Davis ditangkap tanpa perlawanan dalam operasi gabungan bersama satuan tugas buronan U.S. Marshals yang mencakup tiga wilayah. (Foto: Fight TV)

Gervonta Davis ditangkap tanpa perlawanan dalam operasi gabungan bersama satuan tugas buronan U.S. Marshals yang mencakup tiga wilayah. (Foto: Fight TV)

Ligaolahraga.com -

Petinju terkenal Amerika Serikat, Gervonta Davis, kembali menjadi sorotan setelah ditangkap polisi di Miami pada Rabu (28/1) malam waktu setempat.

Mantan juara dunia tiga divisi itu diamankan dua pekan setelah surat perintah penangkapan dikeluarkan atas dugaan kasus penyerangan, penahanan secara paksa, dan percobaan penculikan.

Namun, pihak Davis membantah keras tuduhan tersebut dan bahkan menyebut sang petinju sebagai korban.

Menurut keterangan Kepolisian Miami Gardens, Gervonta Davis ditangkap tanpa perlawanan dalam operasi gabungan bersama satuan tugas buronan U.S. Marshals yang mencakup tiga wilayah.

Penangkapan dilakukan di kawasan Miami Design District.

Davis kemudian dibawa ke Turner Guilford Knight Correctional Center dan dibukukan sekitar pukul 22.00 waktu setempat.

Surat perintah penangkapan itu sendiri diterbitkan pada 14 Januari 2026. Polisi menuding Davis terlibat insiden di sebuah klub malam pada 27 Oktober lalu.

Dalam laporan kepolisian, Davis disebut mendatangi klub tersebut dan menghadapi mantan kekasihnya, seorang pelayan VIP.

Ia diduga menarik korban ke ruang belakang, melakukan penyerangan, menahan korban, lalu membawanya ke area parkir sebelum akhirnya melepaskannya.

Korban, Courtney Rossel, mengaku mengenal Davis sejak 2022 dan menjalin hubungan selama lima bulan pada 2025 sebelum berpisah.

Ia kemudian melaporkan kejadian tersebut ke polisi serta mengajukan gugatan perdata terpisah.

Pengacara korban, Jeff Chukwuma, menyatakan bahwa proses hukum berjalan sesuai temuan penyelidikan hingga hakim menyetujui penerbitan surat penangkapan.

Di sisi lain, pengacara Gervonta Davis, Simon Steckel, mengeluarkan pernyataan keras yang membantah seluruh tuduhan.

Ia menyebut kliennya sebagai korban dalam kasus ini dan berjanji akan membuktikan narasi tersebut di pengadilan.

Steckel bahkan menyatakan bahwa fakta yang terungkap nantinya akan melampaui tuduhan awal dan membuka dugaan pelanggaran hukum lain.

Kasus ini turut berdampak pada karier Davis.

Ia sebelumnya tengah mempersiapkan pertarungan melawan Jake Paul di Miami pada Oktober, namun dicoret dari kartu pertandingan setelah gugatan diajukan dan posisinya digantikan Anthony Joshua.

Pertarungan terakhir Davis terjadi pada Maret lalu, berakhir imbang melawan Lamont Roach Jr.

Davis juga memiliki riwayat persoalan hukum, termasuk kasus kekerasan domestik dan tabrak lari di Baltimore yang membuatnya dijatuhi masa percobaan dan tahanan rumah pada 2023.

Hingga kini, belum jelas bagaimana penangkapan di Florida ini akan memengaruhi status hukum dan masa percobaannya di negara bagian Maryland.

Artikel Tag: Gervonta Davis, Jake Paul, Anthony Joshua

Published by Ligaolahraga.com at https://dev.ligaolahraga.com/tinju/pengacara-sebut-gervonta-davis-korban-usai-penangkapan-di-miami
90
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini