Ryan Garcia Sebut Conor Benn Terhindar dari Dampak Lebih Serius
Ryan Garcia (bawah) menjatuhkan Benn dengan pukulan tangan kanan keras 45 detik setelah ronde kedua dimulai. (Foto: Fight TV)
Ryan Garcia menilai Conor Benn patut berterima kasih kepada wasit Thomas Taylor karena menghentikan pertarungan mereka pada ronde kedua.
Menurut Garcia, keputusan tersebut mencegah Benn mengalami kondisi yang lebih serius.
Garcia menghentikan Benn pada ronde kedua dalam pertarungan perebutan gelar kelas welter WBC di T-Mobile Arena, Las Vegas, pada 12 September.
Sejumlah pihak mempertanyakan keputusan Taylor yang menghentikan laga ketika Benn masih berusaha bertahan, tetapi Garcia justru memuji langkah sang wasit.
Ryan Garcia menjatuhkan Benn dengan pukulan tangan kanan keras 45 detik setelah ronde kedua dimulai.
Benn sempat mencoba menghindari serangan ketika Taylor masuk di antara kedua petinju untuk menghentikan pertarungan.
Menurut Garcia, Taylor bahkan memiliki alasan kuat untuk menghentikan laga segera setelah Benn terjatuh.
“Mereka bisa saja menghentikannya ketika dia berada di lantai. Dia sudah tidak sadar sepenuhnya. Saya melihat matanya dan dia seperti tidak ada di sana,” kata Garcia dalam konferensi pers seusai pertandingan.
“Kalau pertarungan terus berlanjut, dia terlalu muda untuk mengalami hal seperti itu. Anda akan melihat seorang pria tidak sadarkan diri di lantai. Kecuali Anda ingin melihat itu, tidak masalah. Tugas wasit adalah menghentikan pertarungan ketika memang harus dihentikan, untuk melindungi petinju. Dia pasti sudah tidak bisa melanjutkan.”
Benn berusaha bertahan dan membalas serangan Garcia setelah terjatuh, tetapi tidak pernah benar-benar pulih dari pukulan kanan tersebut.
Petinju Inggris itu mencoba mendekat untuk bertarung dari jarak dekat karena hal tersebut menjadi salah satu peluangnya untuk menciptakan kejutan.
Namun, Benn kesulitan menghadapi kecepatan tangan Garcia yang membuatnya kebingungan setiap kali mencoba maju.
Kekalahan tersebut menjadi yang pertama bagi Benn melalui knockout sepanjang karier profesionalnya selama 10 tahun. Benn kini memiliki rekor 25-2 dengan 14 kemenangan KO.
Sebelum pertandingan, banyak pengamat memperkirakan Garcia akan mampu menghentikan Benn.
Salah satu faktor yang menjadi perhatian adalah perjuangan Benn menurunkan berat badan hingga batas kelas welter 147 pound. Ia terakhir kali bertarung di kelas tersebut pada April 2022.
Ryan Garcia memperbaiki rekornya menjadi 26-2 dengan 21 KO dan satu no contest.
Petinju asal Victorville, California, itu juga mencatat pertahanan pertama atas gelar kelas welter WBC yang direbutnya dari Mario Barrios pada 21 Februari di arena yang sama.
Dalam pertarungan tersebut, Garcia menang melalui keputusan angka mutlak. Ia juga sempat menjatuhkan Barrios dengan tangan kanan kurang dari 30 detik setelah bel pembuka dalam pertarungan 12 ronde.
Garcia kini mempertahankan sabuk WBC sekaligus memperkuat posisinya di jajaran elite kelas welter.
Artikel Tag: Ryan Garcia, Mario Barrios, conor benn
Published by Ligaolahraga.com at https://dev.ligaolahraga.com/tinju/ryan-garcia-sebut-conor-benn-terhindar-dari-dampak-lebih-serius
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini