William Zepeda Ragukan Abdullah Mason Mampu Bertahan 12 Ronde
William Zepeda menilai pertarungan melawan Mason akan menjadi laga menarik sekaligus kesempatan untuk menyatukan gelar kelas ringan. (Foto: Fight TV)
William Zepeda mengakui kualitas Abdullah Mason, tetapi meragukan juara dunia kelas ringan WBO itu mampu bertahan hingga 12 ronde jika keduanya bertemu di atas ring.
Zepeda bahkan berharap dapat menghadapi Mason dalam pertarungan unifikasi gelar dunia.
Mason yang baru berusia 22 tahun mencatat pertahanan pertama sabuk WBO pada 4 Juli lalu. Petinju kidal asal Cleveland, Ohio, tersebut menghentikan Albert Bell pada ronde ke-12 di Wolstein Center, Cleveland.
Kemenangan itu semakin memperkuat reputasinya sebagai salah satu petinju muda paling menjanjikan di kelas ringan.
Sejumlah kemenangan KO Mason juga menarik perhatian Zepeda.
Petinju asal San Mateo, Meksiko, itu baru saja merebut sabuk WBC kelas ringan yang lowong setelah mengalahkan Lamont Roach.
Zepeda kini menempati peringkat ketiga kelas 135 pound versi The Ring, sementara Mason berada satu tingkat di bawahnya.
“Abdullah adalah petarung muda yang hebat. Dia punya banyak kemampuan dan banyak senjata. Dia semakin matang, semakin kuat, dan semakin baik,” kata Zepeda dalam The PorterWay Podcast yang dipandu mantan juara dunia kelas welter, Shawn Porter.
William Zepeda menilai pertarungan melawan Mason akan menjadi laga menarik sekaligus kesempatan untuk menyatukan gelar kelas ringan.
Mason sebelumnya juga memberikan pujian kepada Zepeda dan menyebut duel mereka sebagai pertarungan yang dapat menentukan karier.
Mason memiliki rekor sempurna 21-0 dengan 18 kemenangan KO.
Ia mengawali masa pemerintahannya sebagai juara dengan kemenangan angka atas Sam Noakes pada November 2025 sebelum menghentikan Bell dalam pertahanan gelar pertamanya.
Namun, Zepeda menilai dirinya memiliki gaya yang dapat menyulitkan Mason.
Petinju kidal berusia 29 tahun itu dikenal agresif dan memiliki tekanan konstan, tetapi kemenangan atas Roach pada 1 Agustus di Virgin Hotels Las Vegas menunjukkan bahwa kemampuannya tidak hanya mengandalkan volume pukulan.
Zepeda juga telah melewati masa sulit setelah mengalami kekalahan angka mutlak dari Shakur Stevenson pada Juli 2025.
Ia bangkit dan merebut gelar WBC dari Roach, sekaligus kembali menempatkan dirinya dalam persaingan elite kelas ringan.
Menurut William Zepeda, kombinasi tekanan, kemampuan menjaga jarak, pergerakan masuk dan keluar, serta serangan ke tubuh akan menjadi kunci jika menghadapi Mason.
“Dengan gaya saya, menjaga tekanan dan jarak, serta pukulan ke tubuh, ini akan menjadi pertarungan keras. Saya punya cukup banyak senjata untuk membuatnya lelah. Saya tidak yakin dia bisa bertahan 12 ronde melawan saya,” ujar Zepeda.
Artikel Tag: Shakur Stevenson, William Zepeda
Published by Ligaolahraga.com at https://dev.ligaolahraga.com/tinju/william-zepeda-ragukan-abdullah-mason-mampu-bertahan-12-ronde
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini