Xander Zayas Tantang Josh Kelly untuk Unifikasi Gelar Kelas 154 Pound
Xander Zayas menegaskan langkahnya menuju gelar juara sejati akan dilakukan secara bertahap. (Foto: Fight TV)
Petinju muda Puerto Rico, Xander Zayas, membuka tahun 2026 dengan pencapaian penting setelah mengalahkan Abass Baraou untuk menjadi juara dunia unifikasi kelas welter ringan super.
Namun, ambisinya belum berhenti, karena ia kini membidik tambahan sabuk juara melalui duel unifikasi melawan Josh Kelly.
Xander Zayas, yang saat ini memegang sabuk WBA dan WBO kelas 154 pound, mengungkapkan bahwa timnya telah menghubungi promotor Kelly untuk membahas kemungkinan pertarungan pada musim panas tahun ini.
Petinju berusia 22 tahun itu menegaskan keinginannya untuk menyatukan gelar dan menjadi juara tak terbantahkan di divisi tersebut.
“Kami sudah menghubungi Matchroom dan tim Josh Kelly karena itulah pertarungan yang saya inginkan berikutnya. Saya ingin mengumpulkan sabuk ketiga,” kata Zayas dalam wawancara di The Ariel Helwani Show.
Kelly sendiri baru saja merebut sabuk IBF kelas 154 pon setelah mengalahkan Bakhram Murtazaliev pada 31 Januari.
Petinju asal Sunderland berusia 31 tahun itu juga menyatakan minatnya untuk menjalani pertarungan unifikasi, sehingga peluang duel melawan Zayas semakin terbuka.
Jika pertarungan tersebut terwujud, pemenangnya berpeluang melangkah menuju status juara tak terbantahkan pertama di divisi itu sejak Jermell Charlo pada 2022.
Xander Zayas bahkan telah menyusun rencana jangka panjang untuk menghadapi pemegang sabuk WBC, Sebastian Fundora.
Fundora dijadwalkan mempertahankan gelarnya melawan Keith Thurman pada 28 Maret di MGM Grand, Las Vegas.
Hasil pertarungan tersebut berpotensi menentukan arah perebutan supremasi di kelas 154 pound.
Promotor Kelly dari Matchroom Boxing, Eddie Hearn, menyambut positif ide pertarungan Zayas melawan Kelly.
Ia bahkan mengusulkan konsep kesepakatan dua pertarungan yang melibatkan juara lain di divisi tersebut.
Hearn saat ini juga tengah mengupayakan duel antara Vergil Ortiz Jr. dan Jaron Ennis, dua petinju papan atas di kelas yang sama.
Ia mengusulkan agar pemenang Zayas vs Kelly menghadapi pemenang Ortiz vs Ennis dalam semacam turnamen mini untuk menentukan penguasa divisi.
Menurut Hearn, pertarungan Zayas melawan Kelly bukan hanya penting bagi kedua petinju, tetapi juga bagi dunia tinju secara keseluruhan karena mempertemukan dua juara muda dengan masa depan cerah.
Xander Zayas menegaskan langkahnya menuju gelar juara sejati akan dilakukan secara bertahap.
Ia berharap negosiasi dengan Kelly dapat segera mencapai kesepakatan sehingga rencana unifikasi dapat terwujud dalam waktu dekat.
Dengan sejumlah juara aktif dan potensi pertarungan besar di depan mata, divisi kelas welter ringan super diperkirakan menjadi salah satu yang paling kompetitif di dunia tinju sepanjang 2026.
Artikel Tag: Eddie Hearn, Josh Kelly, Xander Zayas
Published by Ligaolahraga.com at https://dev.ligaolahraga.com/tinju/xander-zayas-tantang-josh-kelly-untuk-unifikasi-gelar-kelas-154-pound
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini