☰
Kanal
✕

Amanda Serrano Bidik Rekor KO dalam Duel Terakhirnya di Puerto Rico

Penulis: Hanif Rusli
07 Nov 2026, 16:12 WIB

Amanda Serrano (kiri) dan Skye Falzon. (Foto: Fight TV)

Amanda Serrano akan mengakhiri karier tinju profesionalnya di kampung halamannya, Puerto Rico.

Petinju juara dunia tujuh divisi tersebut dijadwalkan menghadapi Skye Falzon dalam pertarungan terakhirnya di Coliseo de Puerto Rico, San Juan, pada 9 Januari mendatang.

Duel tersebut akan berlangsung selama 12 ronde dengan durasi tiga menit setiap ronde. Serrano akan mempertaruhkan gelar kelas bulu WBA, WBO, dan The Ring.

Pertarungan ini menjadi partai utama dalam ajang yang diselenggarakan Most Valuable Promotions dan disiarkan melalui DAZN.

Dalam konferensi pers peluncuran pertandingan di Distrito T-Mobile, San Juan, Selasa (3/11), Amanda Serrano mengungkapkan bahwa dirinya sejak lama menginginkan Puerto Rico menjadi tempat untuk mengakhiri perjalanan panjangnya di dunia tinju.

"Ini sangat berarti bagi saya. Saya selalu tahu bahwa pertarungan terakhir saya akan berlangsung di Puerto Rico. Kalian telah bersama saya sejak awal, memberikan dukungan dan cinta, sementara saya selalu bertarung untuk kalian," kata Serrano.

"Saya selalu membawa bendera negara saya. Bendera itu ada di hati saya dan saya selalu bersama kalian. Saya bertarung untuk kalian dan ingin kalian merayakan perjalanan panjang saya," ujarnya.

Amanda Serrano memiliki rekor 50 kemenangan, empat kekalahan, dan satu hasil imbang, termasuk 32 kemenangan melalui knockout (KO).

Dalam pertarungan terakhirnya pada 21 Agustus, petinju kidal berusia 38 tahun itu harus bekerja keras untuk mengalahkan Lucrecia Manzur dari Argentina melalui keputusan mayoritas juri.

Manzur memiliki rekor 14 kemenangan dan lima kekalahan.

Setelah pertandingan tersebut, Serrano sempat mengisyaratkan bahwa akhir kariernya sudah dekat. Dia mengaku semakin yakin untuk pensiun setelah mengalami kesulitan menghadapi Manzur.

Pertarungan melawan Falzon juga membuka peluang bagi Amanda Serrano untuk mencatatkan rekor KO terbanyak dalam sejarah tinju putri.

Saat ini, dia mengoleksi 32 KO, jumlah yang sama dengan mantan petinju Amerika Serikat, Christy Martin, yang memiliki rekor 49 kemenangan, tujuh kekalahan, dan tiga hasil imbang.

Jika mampu menghentikan Falzon (12-2, 7 KO), Serrano akan memegang rekor tersebut secara tunggal. Meski demikian, dia menegaskan tidak ingin menjadikan pencapaian itu sebagai fokus utama.

"Jika kami mendapatkan KO, itu akan menjadi pelengkap yang luar biasa. Namun, saya tidak ingin terlalu memusatkan perhatian pada hal tersebut. Jika saya berlatih keras dan melakukan semua yang harus dilakukan, saya yakin hasilnya akan datang," kata Serrano.

Falzon, petinju berusia 38 tahun asal Australia, mengawali karier dengan satu kemenangan dan dua kekalahan. Namun, dia kemudian mencatatkan 11 kemenangan beruntun.

Dalam penampilan terakhir pada 11 September, Falzon menang angka mutlak atas Monika Singh setelah sebelumnya meraih lima kemenangan KO beruntun.

Falzon mengaku sempat menangis ketika mendapat tawaran menghadapi Serrano.

Namun, dia menegaskan datang ke Puerto Rico bukan sekadar menjadi bagian dari sejarah lawannya, melainkan berusaha menciptakan sejarahnya sendiri.

Artikel Tag: Amanda Serrano

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru