Candace Parker dan Delle Donne Rayakan Warisan Basket di Hall of Fame
Candace Parker membawa sebuah bola basket ke podium dan berbicara kepada bola tersebut sembari mengenang berbagai pencapaian yang diraih sepanjang kariernya. (Foto: AP)
Candace Parker dan Elena Delle Donne menjadikan pidato pelantikan mereka sebagai ungkapan kecintaan terhadap bola basket saat resmi masuk Naismith Memorial Basketball Hall of Fame, Sabtu (15/8) malam.
Parker dan Delle Donne menjadi bagian dari kelas 2026 yang juga mencakup tim basket putri Amerika Serikat peraih emas Olimpiade 1996, Chamique Holdsclaw, mantan pemain NBA Amar'e Stoudemire, wasit Joey Crawford, pelatih Doc Rivers dan Mike D'Antoni, serta pelatih Gonzaga Mark Few.
Candace Parker membawa sebuah bola basket ke podium. Ia berbicara kepada bola tersebut sembari mengenang berbagai pencapaian yang diraih sepanjang kariernya, termasuk tiga gelar WNBA, dua penghargaan MVP, dua gelar NCAA bersama Tennessee dan dua medali emas Olimpiade.
Parker juga menjadi pemain wanita pertama yang tampil di sampul gim NBA 2K. Ia kemudian menangis ketika menutup pidatonya dengan mengenang perjalanan panjangnya bersama olahraga tersebut.
"Kami memang ditakdirkan menjadi kisah cinta yang dimulai 27 tahun lalu," kata Candace Parker.
Delle Donne juga menggunakan kesempatan tersebut untuk mengenang berbagai tantangan dan pencapaian selama kariernya.
Ia dua kali meraih MVP WNBA, pada 2015 dan 2019, serta membawa Washington Mystics meraih satu-satunya gelar WNBA pada 2019.
Pada musim tersebut, Delle Donne menjadi pemain pertama dalam sejarah WNBA yang mencatat akurasi setidaknya 50 persen dari lapangan, 40 persen dari tembakan tiga angka dan 90 persen dari garis free throw dalam satu musim.
Namun, sosok yang paling mendapat perhatian dalam pidatonya adalah kakaknya, Lizzie, yang tunanetra dan tunarungu.
Delle Donne mengatakan Lizzie tidak pernah tampil di depan ribuan penonton atau mendapat sorotan setelah pertandingan, tetapi memiliki kekuatan luar biasa dalam hidupnya.
Rivers, yang mencatat 1.194 kemenangan musim reguler sebagai pelatih NBA, juga menyampaikan pidato emosional dengan mengenang saudara laki-lakinya, Grady, yang menginspirasinya untuk menjadi pemain yang lebih baik.
Holdsclaw mengingat mantan pelatih Tennessee, Pat Summitt, yang membimbingnya ketika membantu Lady Vols meraih tiga gelar NCAA berturut-turut pada 1996 hingga 1998. Summitt meninggal pada 2016 setelah berjuang melawan Alzheimer.
Tim Olimpiade putri AS 1996 juga mendapat penghormatan khusus.
Tim tersebut menjadi awal dominasi Amerika Serikat selama tiga dekade, dengan AS kemudian meraih delapan medali emas Olimpiade secara beruntun.
Few, yang menjadi pelatih Gonzaga sejak 1999, Crawford, yang memimpin lebih dari 2.500 pertandingan musim reguler NBA, serta D'Antoni dan Stoudemire melengkapi kelas 2026.
Artikel Tag: hall of fame, Candace Parker