Kanal

Satou Sabally Tinggalkan Liberty Sementara untuk Pulihkan Cedera Kepala

Penulis: Hanif Rusli
14 Agu 2026, 21:34 WIB

Satou Sabally mengalami cedera ketika Liberty menghadapi Las Vegas Aces pada 23 Juni. (Foto: AP)

Satou Sabally untuk sementara meninggalkan New York Liberty demi fokus menangani masalah yang masih berlanjut akibat gegar otak yang dialaminya lebih dari sebulan lalu.

Pelatih Liberty, Chris DeMarco, mengatakan Sabally membutuhkan waktu untuk menjalani proses pemulihan.

Satou Sabally mengalami cedera ketika Liberty menghadapi Las Vegas Aces pada 23 Juni. Sejak pertandingan tersebut, pemain asal Jerman itu belum kembali bermain.

Cedera tersebut menjadi gegar otak kedua yang dialaminya dalam kurun waktu satu tahun.

Sabally bergabung dengan Liberty sebagai pemain free agent pada offseason lalu. Namun, musim pertamanya bersama tim belum berjalan sesuai harapan.

Ia baru tampil dalam 13 pertandingan dan mencatat rata-rata 10,4 poin serta 2,8 assist per laga.

“Seperti semua pemain kami, kesehatan akan selalu menjadi fokus utama,” kata DeMarco sebelum pertandingan Liberty melawan Los Angeles, Kamis (13/8). “Kami menantikan kembalinya dia. Untuk saat ini, dia hanya perlu mengambil waktu.”

DeMarco, yang menjalani musim pertamanya sebagai pelatih kepala Liberty setelah lama menjadi asisten di Golden State Warriors, memahami bahwa proses pemulihan cedera dapat terasa berat dan sepi bagi seorang atlet.

“Sulit ketika sesuatu itu diambil dari Anda. Rasanya sangat kesepian ketika datang ke gym, berlatih bersama tim performance, berada di ruang angkat beban, dan melakukan latihan tembakan,” ujar DeMarco.

Liberty juga mengubah status Sabally dalam laporan cedera untuk pertandingan Kamis dari “concussion protocol” menjadi “head”.

Perubahan tersebut menunjukkan bahwa fokus penanganannya kini berkaitan dengan masalah kepala yang masih dialami Sabally.

Satou Sabally sebelumnya mengalami gegar otak pertamanya ketika tampil bersama Phoenix Mercury pada WNBA Finals musim lalu.

Cedera kedua yang dialaminya pada Juni membuat pemain berusia 28 tahun tersebut harus menepi dalam periode yang cukup panjang.

Absennya Sabally juga menimbulkan pertanyaan mengenai peluangnya memperkuat tim nasional Jerman.

Jika dalam kondisi sehat, ia diproyeksikan menjadi salah satu pemain penting Jerman yang akan menjadi tuan rumah Piala Dunia FIBA bulan depan.

Namun, belum diketahui apakah Sabally dapat pulih tepat waktu untuk tampil dalam turnamen tersebut.

DeMarco menegaskan Liberty tetap optimistis Sabally dapat kembali bermain dan mencapai level terbaiknya. Meski demikian, ia mengatakan proses pemulihan harus dijalani dengan hati-hati dan tidak dapat dipaksakan.

“Kami benar-benar menantikan kembalinya dia dan dia akan kembali. Dia akan bermain di level elite lagi,” kata DeMarco. “Namun, dalam gambaran besar perjalanan seorang pemain, kami harus menghadapi proses tersebut.”

Artikel Tag: WNBA, New York Liberty

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru