Kanal

Ben Shelton Kritik ‘Aturan Konyol’ Usai Apa Yang Wasit Sampaikan Di US Open

Penulis: Dian Megane
14 Sep 2026, 17:41 WIB

Ben Shelton [image: getty images]

Berita Tenis: Petenis tuan rumah, Ben Shelton merasa tidak senang dengan perkataan wasit pertandingan saat ia kalah dari Alexander Zverev di final US Open musim 2026.

Petenis unggulan kedelapan kalah dari petenis unggulan pertama, Zverev dengan empat set di final US Open, yang memperpanjang penantian AS akan juara Grand Slam nomor tunggal putra berikutnya.

Seperti yang telah dilakukannya di sepanjang turnamen, Zverev sering memantul-mantulkan bola berkali-kali sebelum melakukan servis, kebiasaan yang tampaknya semakin sering ia lakukan di US Open tahun musim ini. Ia sebelumnya pernah dikritik karena hal tersebut dan kini petenis AS menyoroti aturan tersebut setelah mendapatkan penjelasan dari wasit Marijana Veljovic.

Petenis berkebangsaan Jerman dikenai pelanggaran waktu di set keempat karena melampaui batas waktu 25 detik dan juara Canadian Open musim 2026 ditanya mengenai hal tersebut dalam konferensi pers usai pertandingan.

"Tidak ada atlet di dunia ini yang akan diam memperhatikan mereka melakukan aksinya sembari tetap dalam posisi siap selama 30 detik sebelum permainan dimulai," ujar Shelton.

"Bagi saya pun sama. Saya tidak akan berdiam diri dalam posisi siap — dengan lutut ditekuk dan tubuh menegang — selama 30 detik sembari menunggu. Saya akan berusaha tetap rileks dan membiarkan ia melakukan aksinya saat ia berada di sana, saya tidak akan berdiam diri dengan sikap tegang dan fokus penuh dalam posisi siap selama itu."

Meskipun Zverev yang dikenai pelanggaran waktu, petenis AS juga sempat diminta oleh wasit Veljovic untuk bersiap lebih awal saat lawannya sedang melakukan servis, hal yang secara tegas ia tolak dan memicu seruannya agar aturan tersebut diubah.

"Ia bilang saya harus sudah berada di garis servis lebih awal, padahal menurut saya lawan bisa memulai rutinitasnya kapan pun ia mau. Saya jamin, tidak akan pernah ada momen di mana ia melakukan servis dan saya belum siap,” jelas Shelton.

"Tetapi saya tidak seharusnya berdiam diri di garis servis jika ia memantul-mantulkan bola sampai 20 atau 25 kali. Saya tidak seharusnya menunggu begitu saja untuk hal itu. Ia seharusnya bisa langsung memulainya. Ia tidak pernah memantulkan bola kurang dari 10 kali, jadi, saya pasti akan selalu siap saat ia siap melakukan servis.”

"Menurut saya, aturan yang mengharuskan kita berdiam diri di sana saat menghadapi petenis yang punya rutinitas seperti itu adalah aturan yang konyol. Selama kita siap saat ia menyatukan tangannya dan berhenti memantulkan bola, itulah yang seharusnya menjadi hal terpenting."

Shelton kemudian menambahkan dalam konferensi persnya, "Saya tahu semua orang ingin menjadikannya sebagai topik utama. Menurut saya, untuk servis pertama, anda seharusnya bebas melakukan apa pun yang anda inginkan.”

"Anda bisa memanfaatkan seluruh durasi 25 detik setiap kalinya. Saya rasa perlu ada aturan — meski saya tidak yakin persis bagaimana penerapannya — yang membatasi waktu untuk servis kedua. Waktu yang tersedia tidak boleh tidak terbatas.”

"Menurut saya, ini demi olahraga kita dan demi para penggemar. Rasanya berat harus menunggu begitu lama hingga permainan atau aksi berikutnya dimulai. Saya yakin pada akhirnya pihak penyelenggara turnamen akan meninjau hal ini, mengingat adanya jeda waktu yang cukup lama dalam beberapa pertandingan."

Artikel Tag: US Open, alexander zverev, Ben Shelton

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru