Kanal

Pemerintah Inggris Berpotensi Paksa Sheikh Mansour Jual Manchester City

Penulis: Hardy D
10 Mei 2026, 15:00 WIB

Pemerintah Inggris Berpotensi Paksa Sheikh Mansour Jual Manchester City - sumber: (givemesport)

Berita Liga Inggris – Pemerintah Inggris berpotensi memaksa Sheikh Mansour, pemilik Manchester City, untuk menjual klub tersebut seiring adanya kemungkinan sanksi baru terhadapnya. Klub ini masih dalam penyelidikan terkait 115 dugaan pelanggaran financial fair play. Jika kepemilikan klub berubah sebelum putusan dijatuhkan, Manchester City bisa menghadapi tekanan besar.

Sejak mengambil alih Manchester City pada 2008, Sheikh Mansour telah mengubah wajah klub tersebut secara drastis. Di bawah kepemimpinannya, City meraih delapan gelar Liga Premier, Liga Champions, Piala Super UEFA, Piala Dunia Antarklub, tiga Piala FA, dan tujuh Piala Liga, jauh melampaui pencapaian mereka sebelumnya.

Namun, di tengah upaya klub mempertahankan diri dari tuduhan Premier League, kepemilikan Sheikh Mansour juga mendapat sorotan dari organisasi hak asasi manusia. FairSquare, sebuah organisasi nirlaba, menyerukan kepada pemerintah Inggris untuk mempertimbangkan sanksi terhadap Mansour. Mereka menilai Sheikh Mansour menjadi "titik tekanan" yang jelas jika Inggris serius mengatasi konflik berkepanjangan ini.

Sheikh Mansour, yang juga menjabat sebagai wakil perdana menteri Uni Emirat Arab, dituduh mendukung kelompok paramiliter yang terlibat dalam perang saudara di Sudan. Meski UAE membantah tuduhan tersebut, isu ini telah menjadi perbincangan hangat dalam politik Inggris.

Sanksi yang bisa dijatuhkan pemerintah Inggris termasuk pembekuan aset dan larangan transaksi dengan bisnis di Inggris, seperti yang dialami pemilik Chelsea, Roman Abramovich, pada 2022. Aturan Premier League melarang individu yang terkena sanksi untuk memiliki klub, yang bisa memaksa Mansour melepas kepemilikan Manchester City, mirip dengan kasus Chelsea di masa lalu.

Artikel Tag: Manchester City, Chelsea, Sheikh Mansour

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru