Pierre Kalulu BIcara soal Mental Juventus di Laga Kontra Galatasaray
Bek Juventus Pierre Kalulu (Image: Juventus)
Berita Liga Italia: Bek Juventus, Pierre Kalulu, mengakui bahwa kartu merah Lloyd Kelly dalam laga leg kedua melawan Galatasaray justru menjadi pemantik semangat untuk timnya.
I Bianconeri bersiap untuk melawat ke kandang AS Roma di Stadio Olimpico, Senin (2/3) dini hari WIB setelah disingkirkan Galatasay di Liga Champions. Serie A kini menjadi satu-satunya kompetisi yang tersisa untuk mereka.
Juventus kini tertahan di peringkat kelima klasemen sementara Serie A dengan ketertinggalan empat poin dari Roma, jadi kemenangan di Olimpico menjadi kewajiban untuk mereka demi finis di empat besar alias merengkuh tiket ke Liga Champions.
Tim asuhan Luciano Spalletti perlu bangkit setelah menderita dua kekalahan beruntun di Serie A, dengan yang terbaru ditaklukkan oleh Como dengan skor 0-2 pada pekan lalu.
Dalam leg kedua melawan Galatasaray, Juve menang dengan skor 3-2, namun kalah 5-7 secara agregat usai takluk 2-5 dari leg pertama.
Kartu merah Lloyd Kelly di awal babak kedua telah menyulitkan Si Nyonya Tua, namun itu justru memberikan semangat tambahan untuk menyamakan agregat, sebagaimana diakui oleh Pierre Kalulu.
"Saat tim kekurangan satu pemain, itu akan memberikan usaha ekstra; secara mental, itu memberi kita energi untuk memberikan sesuatu yang lebih. Kami siap menghadapi situasi seperti ini; saat ada pertandingan baru, kami mulai dari awal," kata Kalulu, dilansir dari Ilbianconero.
"Saya tidak perlu memikirkan bagaimana saya bermain sebelumnya atau hal lainnya; kami semua mulai dari awal dan siap memberikan yang terbaik. Ada banyak pemain yang bisa bermain. Saya tidak memikirkannya, dan kita seharusnya tidak memikirkannya; kita hanya memberikan yang terbaik," tambahnya.
Artikel Tag: Juventus, Galatasaray, Pierre Kalulu