Kanal

Breanna Stewart Pimpin Mist BC Juarai Kompetisi Unrivaled 2026

Penulis: Hanif Rusli
05 Mar 2026, 20:33 WIB

Dalam pertandingan final di Sephora Arena, Medley, Florida, Rabu (4/3) malam, Mist dan sang MVP Breanna Stewart mengalahkan Phantom dengan skor 80-74. (Foto: AP)

Breanna Stewart kembali menambah panjang daftar prestasinya setelah membawa tim Mist BC meraih gelar juara liga basket 3 lawan 3 Unrivaled musim 2026.

Dalam pertandingan final yang berlangsung di Sephora Arena, Medley, Florida, Rabu (4/3) malam waktu setempat, Mist mengalahkan Phantom dengan skor 80-74.

Breanna Stewart menjadi bintang kemenangan timnya dengan mencetak 32 poin sekaligus dinobatkan sebagai Most Valuable Player (MVP) pertandingan final.

Ia juga menjadi penentu kemenangan setelah memasukkan lemparan bebas terakhir yang memastikan gelar bagi Mist.

Pertandingan berlangsung sengit sejak awal. Kedua tim saling bergantian memimpin skor sepanjang laga.

Kuarter pertama berakhir imbang 24-24, sementara paruh pertama pertandingan ditutup dengan kedudukan 43-43.

Memasuki babak kedua, Stewart langsung mengambil alih permainan.

Ia mencetak 12 poin pertama bagi Mist pada awal kuarter ketiga dan membantu timnya membangun keunggulan penting.

Dari situ, Mist mampu menjaga momentum hingga akhir pertandingan.

“Kami mungkin bukan tim yang paling berisik, tetapi kami akan bekerja paling keras,” ujar Breanna Stewart setelah pertandingan.

Keberhasilan ini semakin istimewa karena Stewart juga merupakan salah satu pendiri liga Unrivaled bersama Napheesa Collier.

Gelar tersebut menambah koleksi trofi Breanna Stewart setelah sebelumnya meraih berbagai prestasi di level internasional maupun profesional, termasuk gelar WNBA, Piala Dunia, dan Olimpiade.

Di kubu Phantom, Kelsey Plum tampil luar biasa dengan mencetak 40 poin dari 14 tembakan masuk dari 21 percobaan.

Ia juga menambahkan enam rebound dan lima assist. Plum bahkan mencetak 18 poin hanya pada kuarter pertama, termasuk empat tembakan tiga angka.

Namun performa gemilang tersebut belum cukup untuk membawa Phantom meraih kemenangan.

Arike Ogunbowale turut membantu Mist dengan mencetak 19 poin, sementara Allisha Gray menyumbang 12 poin.

Di sisi Phantom, Kiki Iriafen mencatat 13 poin dan 11 rebound, sedangkan Tiffany Hayes menambahkan 12 poin.

Kontroversi sempat mewarnai detik-detik terakhir pertandingan.

Saat Mist hanya membutuhkan satu poin lagi untuk memastikan kemenangan, Stewart awalnya dinyatakan melakukan pelanggaran ofensif saat berduel dengan Hayes.

Pelatih Mist Zach O’Brien kemudian mengajukan challenge, dan setelah tinjauan ulang, wasit mengubah keputusan menjadi pelanggaran bertahan.

Stewart pun mendapatkan kesempatan melakukan lemparan bebas yang akhirnya memastikan kemenangan timnya.

Liga Unrivaled sendiri menawarkan format permainan yang berbeda dari liga basket konvensional.

Kompetisi ini menggunakan sistem tiga lawan tiga dengan lapangan sepanjang 72 kaki, kuarter berdurasi tujuh menit, serta shot clock 18 detik yang membuat tempo permainan lebih cepat.

Dengan berakhirnya musim kedua Unrivaled, perhatian kini tertuju pada masa depan liga basket profesional putri di Amerika Serikat.

WNBA saat ini masih belum mencapai kesepakatan perjanjian kerja baru dengan asosiasi pemain menjelang musim berikutnya.

Jika negosiasi tersebut belum tercapai, final antara Mist dan Phantom ini berpotensi menjadi pertandingan profesional terakhir untuk sementara waktu di Amerika Serikat.

Bagi Breanna Stewart dan Mist, gelar ini menjadi pencapaian penting sekaligus bukti keberhasilan liga yang mereka bangun sejak awal.

“Kami menargetkan sejak hari pertama untuk berada di sini dan mengangkat trofi,” kata O’Brien.

Artikel Tag: MVP, Unrivaled, Breanna Stewart

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru