Chelsea Gray Samai Rekor Tembakan 3 Poin WNBA Dalam Kemenangan Aces
Chelsea Gray memasukkan sembilan dari 13 percobaan tembakan tiga angka. (Foto: AP)
Chelsea Gray tampil luar biasa dengan menyamai rekor WNBA setelah mencetak sembilan tembakan 3 poin untuk membawa Las Vegas Aces mengalahkan Portland Fire 105-89, Kamis (11/6) malam waktu setempat.
Guard veteran Aces tersebut memasukkan sembilan dari 13 percobaan tembakan tiga angka. Tembakan ketiganya yang menyamai rekor liga lahir saat pertandingan menyisakan 2 menit 53 detik pada kuarter keempat.
Chelsea Gray kini berbagi rekor tersebut dengan empat pemain lainnya.
Catatan sembilan tembakan 3 poin dalam satu pertandingan terakhir kali dibukukan bintang Atlanta Dream, Rhyne Howard, yang melakukannya dua kali pada musim lalu.
"Saya sempat menjalani beberapa pertandingan ketika tembakan saya masuk saat latihan, tetapi tidak saat pertandingan. Semua ini hanya soal mempercayai hasil latihan yang sudah dilakukan," ujar Chelsea Gray usai laga.
Secara keseluruhan, Gray menyelesaikan pertandingan dengan torehan 29 poin hasil akurasi 10 dari 15 tembakan.
Meski demikian, pencetak angka terbanyak bagi Aces justru A'ja Wilson yang mengoleksi 32 poin.
Wilson memuji kerja sama yang telah lama dibangun bersama Chelsea Gray sebagai salah satu kunci keberhasilan tim.
"Kepercayaan kami terus berkembang selama bertahun-tahun. Hubungan kami, komunikasi, dan pribadi Chelsea sangat luar biasa. Ikatan itu terlihat jelas di atas lapangan," kata Wilson.
Kontribusi pemain Aces tidak berhenti sampai di situ.
Jackie Young membukukan 10 assist dan delapan rebound, sementara NaLyssa Smith serta Stephanie Talbot masing-masing mengamankan 10 rebound untuk membantu dominasi Las Vegas.
Pelatih Aces, Becky Hammon, mengatakan keberadaan Young memungkinkan Gray lebih sering bermain tanpa bola sehingga bisa memaksimalkan kemampuan menembaknya.
"Sangat membantu memiliki Jackie karena kami bisa membuat Chelsea bermain tanpa bola. Dia adalah penembak yang sangat baik. Biasanya bola ada di tangannya untuk mengatur serangan, tetapi kali ini kami bisa memberinya kesempatan mendapatkan tembakan yang lebih mudah," ujar Hammon.
Ia juga menilai Gray sebagai salah satu pemain paling efisien di liga.
"Statistiknya selalu luar biasa. Hampir setiap musim dia mendekati standar 50-40-90," tambahnya, merujuk pada akurasi tembakan lapangan, tripoin, dan lemparan bebas.
Pertandingan ini menjadi pertemuan pertama Aces dengan Portland Fire yang baru menjalani musim perdana di WNBA.
Pada awal laga, Las Vegas sempat mengalami kesulitan menghadapi tekanan pertahanan penuh yang diterapkan Fire hampir di setiap penguasaan bola.
"Kami sudah tahu mereka akan melakukan full-court press, tetapi menghadapinya langsung terasa berbeda. Kami harus menentukan siapa yang membawa bola, bagaimana memulai serangan, dan memastikan tidak hanya memiliki 10 detik untuk menyerang di area setengah lapangan. Setelah menemukan ritme, permainan kami menjadi jauh lebih baik," tutur Gray.
Selain membaiknya serangan, Chelsea Gray menilai peningkatan kualitas bertahan juga menjadi faktor penting kemenangan timnya.
Pada pertengahan kuarter kedua, Fire sempat unggul telak 32-4 dalam perolehan poin dari area paint. Situasi itu membuat Hammon melakukan sejumlah penyesuaian strategi.
"Saya rasa belum pernah melihat pertahanan kami seburuk itu. Kami kemudian mengubah beberapa pendekatan dan akhirnya mampu menghentikan mereka serta mencetak poin lewat serangan cepat," ujar Hammon.
Meski kalah, Hammon memberikan pujian kepada Portland Fire yang dinilainya tampil penuh semangat pada musim debut mereka.
Namun, menurutnya, Aces berhasil menunjukkan mentalitas yang sama sehingga mampu mengambil alih pertandingan dan menutup laga dengan kemenangan meyakinkan.
Artikel Tag: WNBA, Las Vegas Aces