☰
Kanal
✕

Francesco Bagnaia Disebut Mirip Stoner Sehingga Sulit Tiru Gaya Marquez

Penulis: Abdi Ardiansyah
15 Okt 2026, 21:20 WIB

Casey Stoner dan Francesco Bagnaia

Berita MotoGP - Andrea Dovizioso menilai Francesco Bagnaia memiliki karakter yang mirip dengan Casey Stoner, terutama dalam mencari kecepatan dengan mengandalkan pemahamannya sendiri. Menurut mantan pebalap Ducati tersebut, karakter itu membuat Bagnaia tidak mudah mengikuti metode Marc Marquez untuk meningkatkan performanya.

Andrea Dovizioso menilai Francesco Bagnaia punya kesamaan dengan Casey Stoner dalam pendekatan mereka saat mencari kecepatan di MotoGP. Keduanya cenderung mengandalkan racing line dan pemahaman sendiri ketimbang mengikuti pebalap lain untuk menemukan waktu terbaik.

Stoner sendiri membawa Ducati meraih gelar juara dunia MotoGP pertamanya pada 2007. Bagnaia kemudian mengembalikan gelar ke pabrikan Italia tersebut pada 2022 dan 2023. Namun performa Bagnaia merosot setelah kehilangan gelar 2024 dari Jorge Martin pada seri terakhir musim itu.

Kehadiran Marc Marquez di Ducati pada 2025 juga membuat posisi Bagnaia semakin sulit. Kondisinya belum membaik pada musim 2026. Dengan lima seri tersisa, ia berada di peringkat kesembilan klasemen dan baru mengumpulkan 166 poin, jumlah terendah di antara pebalap yang menggunakan Ducati GP26.

Dalam delapan seri terakhir, Bagnaia hanya mampu finis keenam di Jerman, ketujuh di Austria, dan kedelapan di Jepang. Sebaliknya, Marquez meraih kemenangan Grand Prix di Jerman, Aragon, San Marino, dan Jepang, ditambah lima kemenangan Sprint Race.

Dovizioso menjelaskan bahwa Bagnaia memiliki pendekatan yang berbeda dibandingkan Marquez. Pebalap berjuluk Pecco itu dinilai lebih nyaman mencari sendiri setelan dan garis balap yang sesuai dengan kebutuhannya.

“Pecco sedikit mirip Casey, bukan? Dia sangat memahami apa yang dibutuhkan untuk mencatatkan satu putaran cepat. Mengikuti pebalap lain bukan hal yang mudah baginya,” kata Dovizioso melalui kanal YouTube miliknya.

Menurut Dovizioso, mengikuti pebalap lain terkadang memang membantu Bagnaia. Namun, ia cenderung tampil lebih baik ketika mengandalkan pencariannya sendiri dan sudah menemukan sensasi yang tepat pada motor.

Masalahnya Bagnaia masih kesulitan mendapatkan cengkeraman ban belakang pada Ducati GP26. Ia bahkan mengakui Marquez mampu membuat perbedaan karena lebih baik dalam membuat ban bekerja optimal.

Pada Sprint Race Mandalika, Bagnaia finis kedelapan dengan selisih 10,039 detik dari Marquez. Ia kemudian gagal menyelesaikan Grand Prix Indonesia setelah terjatuh, sementara Marquez finis keenam.

Ducati juga telah memilih Pedro Acosta untuk menggantikan Francesco Bagnaia pada 2027. Bagnaia akan bergabung dengan Aprilia melalui kontrak empat tahun, sementara Martin masih memimpin klasemen 2026 dengan keunggulan dua poin atas Marquez

Artikel Tag: Marc Marquez, Casey Stoner, Andrea Dovizioso, Francesco Bagnaia, MotoGP 2026

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru