Kanal

Misi Revans Bali United di Markas PSIM Jogja, Tekad Putus Tren Negatif

Penulis: Dayat Huri
23 Feb 2026, 03:45 WIB

Bali United bertekad bangkit di laga kontra PSIM Jogja/foto dok Bali United

Berita Super League: Harapan besar kini disematkan kepada seluruh penggawa Bali United dalam lawatan krusial mereka ke markas PSIM Jogja pada pekan ke-22 Super League musim 2025/2026.

Laga yang mempertemukan Serdadu Tridatu dengan Laskar Mataram ini akan tersaji di Stadion Sultan Agung, Bantul, Senin (23/2/2026) malam pukul 20.30 WIB.

Duel ini menjadi momentum pembuktian bagi tim kebanggaan Pulau Dewata ini untuk segera bangkit dan mengakhiri rentetan hasil minor yang menghantui mereka sepanjang putaran kedua kompetisi.

Laga ini juga mengusung aroma balas dendam. Pada pertemuan putaran pertama musim ini, Bali United dipaksa menyerah dengan skor 1-3 saat bermain di hadapan publik sendiri.

Pelatih Bali United, Johnny Jansen menegaskan bahwa persiapan anak asuhnya berjalan tanpa kendala berarti. Selama sepekan terakhir, evaluasi mendalam telah dilakukan demi memburu hasil positif di kandang lawan.

Pelatih asal Belanda ini menyadari sepenuhnya bahwa situasi sulit tengah menyelimuti timnya, terutama karena mereka belum mampu mencicipi kemenangan sejak memasuki babak kedua kompetisi resmi di Indonesia tahun ini.

"Persiapan kami sama baiknya seperti laga sebelumnya. Tidak ada kendala teknis dan para pemain berada dalam motivasi tinggi untuk menang," ujar Johnny Jansen seperti dikutip dari laman resmi klub.

Mantan nahkoda PEC Zwolle tersebut mengaku telah melakukan perombakan strategi demi mengembalikan kepercayaan diri para pemainnya yang sempat goyah karena hasil negatfi yang harus mereka terima dalam beberapa pekan terakhir di Super League musim 2025/2026.

Demi mencuri poin sempurna dari tangan PSIM Jogja, jajaran pelatih telah memberikan menu latihan khusus. Selain fisik dan taktik di lapangan, aspek psikologis dan pemahaman strategi juga diperkuat melalui sesi analisis video pertandingan sebelumnya.

Hal ini dilakukan untuk mencari solusi konkret atas kelemahan lini pertahanan dan efisiensi lini serang yang menjadi catatan merah dalam beberapa laga terakhir.

"Ada beberapa hal yang kami ubah secara taktis. Kami berbicara empat mata dengan pemain, menunjukkan video pertandingan, dan merumuskan rencana bersama. Saya tidak bisa membeberkan detail rencana tersebut kepada publik, tetapi kami akan berusaha maksimal," tambah Johnny Jansen.

Artikel Tag: Bali United, Super League, Johnny Jansen

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru