Duel Anthony Joshua vs Tyson Fury di Wembley Tuai Penolakan
Tyson Fury dan Anthony Joshua
Berita Tinju - Rencana pertarungan Anthony Joshua melawan Tyson Fury kembali menjadi sorotan. Kali ini, perhatian tertuju pada kemungkinan jadwal pertandingan yang disebut akan berlangsung pada pukul 02.00 dini hari waktu Inggris demi menyesuaikan jam tayang penonton di Amerika Serikat.
Duel yang telah lama dinantikan itu sebelumnya sempat dikabarkan berpeluang digelar di Amerika Serikat. Namun, Ketua Otoritas Hiburan Arab Saudi, Turki Alalshikh, belakangan mengungkapkan keinginannya membawa pertarungan tersebut ke Wembley Stadium.
Meski demikian, Alalshikh mengajukan satu syarat, yakni ring walk dilakukan sekitar pukul 02.00 dini hari agar siaran langsung tetap menarik bagi pasar Amerika Serikat.
Usulan tersebut langsung mendapat penolakan dari mantan juara dunia kelas menengah super, Carl Froch. Menurutnya, pertarungan yang mempertemukan dua ikon tinju Inggris seharusnya digelar di Inggris dengan waktu yang nyaman bagi penonton lokal.
"Saya tidak mengerti mengapa mereka terlalu memikirkan penonton Amerika. Ini adalah pertarungan antara dua petinju Inggris yang seharusnya berlangsung di Wembley atau Tottenham dengan jadwal yang wajar, sekitar pukul 10 malam," ujar Froch melalui kanal YouTube miliknya.
Froch juga menyoroti kondisi cuaca pada November yang diperkirakan sudah sangat dingin di London. Ia menilai ribuan penonton tidak pantas dipaksa bertahan hingga dini hari hanya demi menyesuaikan kebutuhan siaran televisi internasional.
"Kalau pertandingannya digelar pertengahan November, cuacanya pasti sangat dingin. Penonton mungkin masih bisa menerimanya pada pukul 10 atau 11 malam, tetapi bukan sampai pukul empat pagi," katanya.
Pria berjuluk The Cobra itu juga meragukan pihak berwenang di London akan memberikan izin apabila puluhan ribu penonton harus meninggalkan Wembley pada dini hari.
"Saya tidak yakin Transport for London maupun kepolisian akan mengizinkan sekitar 79 ribu orang keluar dari Wembley pukul empat pagi. Rasanya itu tidak akan terjadi," lanjutnya.
Froch bahkan menilai apabila jadwal pertandingan memang harus sepenuhnya mengikuti kepentingan pasar Amerika Serikat, lebih masuk akal jika duel Joshua melawan Fury digelar langsung di Negeri Paman Sam.
Sebelum pertarungan tersebut benar benar diwujudkan, Anthony Joshua dan Tyson Fury lebih dulu harus melewati laga pemanasan masing masing yang dijadwalkan berlangsung dalam waktu sekitar dua pekan. Kemenangan tanpa cedera menjadi syarat utama agar duel terbesar dalam sejarah tinju Inggris itu akhirnya bisa terlaksana.
Artikel Tag: Tyson Fury, Anthony Joshua, Carl Froch, Heavyweight