Kanal

Errol Spence Jr Puji Keputusan Terence Crawford Pensiun di Puncak Karier

Penulis: Abdi Ardiansyah
08 Feb 2026, 19:25 WIB

Terence Crawford

Berita Tinju: Kemenangan Terence Crawford atas Errol Spence Jr menjadi salah satu momen paling menentukan dalam perjalanan kariernya yang penuh rekor. Pertarungan yang berlangsung pada Juli 2023 tersebut mempertemukan dua juara dunia kelas welter dengan status elite. Spence saat itu memegang sabuk WBC, WBA, dan IBF, sementara Crawford datang sebagai juara WBO.

Laga yang diprediksi berjalan ketat justru berubah menjadi demonstrasi dominasi Crawford. Petinju berjuluk Bud itu tampil superior sejak ronde awal hingga akhirnya memastikan kemenangan mutlak dan menyatukan seluruh gelar kelas welter, menjadikannya juara tak terbantahkan. Hasil tersebut langsung menempatkan Crawford dalam jajaran petinju terbaik sepanjang era modern.

Usai kemenangan besar itu, Crawford tak berhenti mengejar tantangan. Ia naik ke kelas super welter dan mengalahkan Israil Madrimov untuk merebut gelar juara dunia, sekaligus mengukuhkan diri sebagai pemegang titel di empat divisi berbeda. Langkah tersebut membuka jalan menuju pencapaian yang lebih besar.

Puncaknya terjadi saat Crawford meloncat dua kelas untuk menghadapi Saul Canelo Alvarez. Melalui kemenangan angka mutlak, ia kembali mencetak sejarah sebagai juara tak terbantahkan di kelas berbeda. Catatan tersebut menjadikannya petinju pertama yang menyandang status juara undisputed sebanyak empat kali dan juara dunia di lima kelas berbeda.

Beberapa bulan setelah kemenangan tersebut, Crawford secara resmi mengumumkan pensiun dari dunia tinju dengan rekor sempurna 42 kemenangan tanpa kekalahan. Keputusan itu mendapat apresiasi luas, termasuk dari Spence sendiri.

Dalam pernyataannya kepada FightHype, Spence menilai keputusan Crawford sebagai langkah yang bijak. “Saya tidak terkejut. Dia sudah meraih semua yang bisa diraih dalam olahraga ini. Yang terpenting, kesehatannya masih terjaga. Dia punya keluarga dan anak-anak yang harus diperhatikan,” ujar Spence. Ia menambahkan bahwa pensiun di puncak prestasi adalah kemewahan yang tidak dimiliki semua petinju.

Meski banyak peluang pertarungan besar dan nilai kontrak yang menggiurkan masih terbuka, Crawford tampak konsisten dengan keputusannya untuk pensiun. Sikap ini memperkuat citranya sebagai petinju yang menutup karier di saat terbaik.

Sementara itu, masa depan Spence masih menjadi tanda tanya. Petinju berusia 35 tahun itu belum kembali naik ring sejak kekalahan dari Terence Crawford, meski namanya beberapa kali dikaitkan dengan rencana comeback. Saat ditanya, Spence memilih berhati-hati dalam menjawab, seolah masih menyisakan hasrat untuk kembali bertarung.

Artikel Tag: Terence Crawford, Errol Spence Jr, Tinju kelas welter

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru