Kanal

Ryan Garcia Sebut Terence Crawford Terlalu Cepat Pensiun

Penulis: Abdi Ardiansyah
06 Agu 2026, 17:45 WIB

Terence Crawford

Berita Tinju - Ryan Garcia mempertanyakan status Terence Crawford sebagai legenda tinju meski mantan juara dunia asal Amerika Serikat itu telah mencatat sejarah dengan menjadi juara dunia tak terbantahkan di tiga divisi berbeda.

Crawford memutuskan pensiun pada akhir 2026 setelah mengalahkan Saul Canelo Alvarez dalam duel perebutan gelar juara dunia tak terbantahkan kelas menengah super. Kemenangan tersebut melengkapi koleksi prestasinya setelah sebelumnya juga menjadi juara tak terbantahkan di kelas welter super dan welter.

Pencapaian itu membuat banyak pengamat menempatkan Crawford sebagai salah satu petinju terbaik pada era modern. Bahkan, ia menjadi petinju pertama di era empat sabuk yang mampu menyandang status juara tak terbantahkan di tiga divisi berbeda.

Namun, Garcia memiliki pandangan berbeda. Menurutnya, keputusan Crawford mengakhiri karier saat masih berada di puncak justru membuat warisannya belum lengkap.

"Saya sama sekali tidak sependapat dengannya. Saya ingin melawannya, tetapi dia sudah memilih pensiun. Menurut saya, dia pergi sebelum generasi petinju muda benar benar datang untuk menantangnya," kata Garcia kepada FightHype.

Garcia menilai seorang petinju baru layak disebut legenda apabila mampu mempertahankan dominasinya saat menghadapi penantang dari generasi berikutnya. Ia mencontohkan Muhammad Ali yang tetap menghadapi George Foreman ketika sang lawan sedang berada di puncak performa.

"Semua juara besar melakukannya. Muhammad Ali menghadapi George Foreman ketika Foreman masih muda dan sangat berbahaya. Hal seperti itulah yang membuat seseorang dikenang sebagai legenda," ujarnya.

Meski tetap mengakui kualitas Crawford, Garcia merasa pencapaiannya belum cukup untuk menyandang status tersebut.

"Menurut saya, Crawford adalah petinju hebat sepanjang masa dan sudah pasti akan masuk Hall of Fame. Tetapi kalau disebut legenda, saya rasa masih belum. Masih ada banyak pertarungan besar yang seharusnya terjadi," ucap Garcia.

Petinju berusia 28 tahun itu juga menyebut beberapa nama yang menurutnya seharusnya dihadapi Crawford sebelum pensiun, termasuk dirinya sendiri, Jaron Ennis, dan Vergil Ortiz Jr.

"Crawford masih berutang banyak pertarungan. Dia seharusnya melawan saya, Ennis, atau Vergil Ortiz. Saya rasa dia masih mampu karena tidak terlihat mengalami penurunan atau cedera serius," katanya.

Komentar Garcia menjadi babak terbaru dalam perseteruan verbal keduanya. Sebelumnya, ia beberapa kali menyatakan siap menghadapi Terence Crawford apabila mantan juara dunia itu bersedia kembali dari masa pensiun.

Sementara itu, Garcia kini fokus mempertahankan gelar juara dunia WBC kelas welter saat menghadapi Conor Benn pada 12 September. Kemenangan dalam laga tersebut diyakini akan semakin memperkuat posisinya sebagai salah satu bintang utama di divisi 147 pon.

Artikel Tag: saul canelo alvarez, Muhammad Ali, kelas welter, Terence Crawford, George Foreman, Kelas Menengah Super, Kelas Welter Super, Ryan Garcia, conor benn

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru