Stevenson Ragukan Alasan Keyshawn Davis Batal Tantang Devin Haney
Keyshawn Davis
Berita Tinju - Shakur Stevenson memberikan tanggapannya terkait keputusan mengejutkan Keyshawn Davis yang mundur dari duel perebutan gelar dunia WBO kelas welter melawan Devin Haney. Menurut juara dunia empat divisi tersebut, alasan di balik pembatalan pertarungan kemungkinan tidak sesederhana yang diberitakan.
Sebelumnya, Davis sempat secara terbuka menyatakan keinginannya menghadapi Haney setelah memutuskan naik ke kelas welter. Petinju asal Norfolk itu bahkan ditetapkan sebagai penantang wajib WBO dan negosiasi dengan kubu Haney berlangsung selama 30 hari sebelum akhirnya berlanjut ke proses purse bid.
Top Rank berhasil memenangkan hak promosi pertarungan tersebut dengan nilai penawaran tertinggi. Berdasarkan hasil lelang itu, Davis diperkirakan akan menerima bayaran lebih dari 2 juta dolar AS untuk kesempatan pertamanya memperebutkan gelar dunia di kelas welter.
Namun, tak lama setelah proses purse bid selesai, WBO menerima pemberitahuan bahwa Davis memilih mundur dari pertarungan. Sejumlah laporan menyebut keputusan tersebut dipicu ketidakpuasan Davis terhadap pembagian pendapatan yang diterimanya.
Stevenson, yang merupakan sahabat dekat sekaligus rekan latihan Davis, tidak sepenuhnya percaya bahwa faktor finansial menjadi satu satunya penyebab.
"Pada akhirnya itu keputusan Keyshawn. Saya yakin kalau dia mengambil langkah seperti ini, pasti ada alasan yang jauh lebih besar di baliknya," kata Stevenson dalam podcast Cigar Talk.
Ia juga mengaku pernah mengalami situasi serupa selama berkarier sehingga memahami bagaimana proses negosiasi sebuah pertarungan bisa berkembang di balik layar.
"Saya tidak percaya ini hanya soal uang. Menurut saya ada cerita lain yang belum diketahui publik. Saya pernah berada di posisi seperti itu, jadi saya tahu bagaimana situasinya bisa terlihat berbeda dari kenyataan," ujarnya.
Akibat mundurnya Davis, posisinya sebagai penantang wajib WBO dicabut dan peringkatnya turun dalam daftar penantang. Kondisi tersebut memaksa Haney mencari lawan baru untuk mempertahankan sabuk juaranya.
Salah satu nama yang kini santer dikaitkan dengan Haney adalah juara dunia IBF kelas welter, Liam Paro. Jika tercapai kesepakatan, duel tersebut akan menjadi pertarungan unifikasi yang berpotensi digelar pada awal Oktober.
Sementara itu, Keyshawn Davis diperkirakan akan tetap melanjutkan kariernya di kelas welter. Meski kehilangan peluang langsung merebut gelar dunia, petinju berusia 27 tahun itu masih memiliki kesempatan membangun kembali posisinya melalui pertarungan melawan nama nama papan atas di divisi 147 pon.
Artikel Tag: WBO, IBF, kelas welter, Devin Haney, Shakur Stevenson, Liam Paro, Keyshawn Davis