Rexy Mainaky Biasa Aja Tim Malaysia Raih 3 Gelar di Indonesia Masters 2026
Rexy Mainaky-Herry IP/[Foto:Djarum Badminton]
Berita Badminton : Pebulutangkis Malaysia baru saja memenangkan tiga gelar yang belum pernah terjadi sebelumnya di Indonesia Masters pada hari Minggu, tetapi direktur pelatihan ganda nasional Rexy Mainaky tidak berbangga diri atas prestasi tersebut.
Di Jakarta, BAM memiliki banyak alasan untuk bergembira karena pasangan ganda campuran Chen Tang Jie-Toh Ee Wei dan ganda putri Pearly Tan-M. Thinaah berhasil meraih kemenangan, sementara pasangan ganda putra independen Goh Sze Fei-Nur Izzuddin Rumsani merebut gelar pertama mereka dalam 12 bulan.
Meskipun senang melihat mereka meninggalkan performa yang tidak konsisten di awal turnamen, selebrasi Rexy Mainaky yang agak tertahan dapat dimengerti mengingat kurangnya kedalaman skuad di Super 500 Indonesia Masters.
Pearly-Thinaah adalah satu-satunya pasangan peringkat 15 dunia di nomor ganda putri dan mereka juga mendapat kemenangan WO (walkover) dari pasangan baru Jepang, Arisa Higashino-Miyu Takahashi, di final setelah Miyu Takahashi sakit demam.
Tang Jie-Ee Wei juga memanfaatkan kelelahan pasangan peringkat 2 dunia Jiang Zhen Bang–Wei Ya Xin dari Tiongkok untuk menang dalam dua set langsung di semifinal dan harus bangkit dari ketertinggalan satu set untuk mengalahkan pasangan Denmark Mathias Christiansen–Alexandra Boje (15-21, 21-17, 21-11) untuk meraih gelar pertama mereka tahun ini.
Sze Fei–Izzuddin menyelamatkan muka Malaysia di nomor ganda putra setelah Aaron Chia–Soh Wooi Yik dan Man Wei Chong–Tee Kai Wun tersingkir di babak sebelumnya. Mereka mengalahkan pasangan Indonesia yang sedang naik daun, Raymond Indra–Nikolaus Joaquin, di final.
Rexy Mainaky menekankan pentingnya meningkatkan kondisi fisik untuk ajang bergengsi All England pada bulan Maret.
"Pearly-Thinaah perlahan menemukan momentum mereka dan rotasi mereka telah meningkat. Mereka masih membangun kondisi fisik mereka untuk All England. Ini adalah fokus utama," katanya.
"Tang Jie-Ee Wei juga tidak terlalu solid di babak-babak awal, tetapi mereka mulai terlihat lebih baik di perempat final dan kembali menemukan performa terbaik di semifinal. Di final, mereka sedikit ragu-ragu."
"Kita harus menjaga momentum, fokus pada aspek fisik, dan terus bekerja keras mulai dari sini."
Kekalahan pasangan peringkat 2 dunia Aaron-Wooi Yik di babak pertama dan pasangan peringkat 6 dunia Wei Chong–Kai Wun di perempat final juga mendorong Rexy Mainaky untuk lebih fokus pada latihan fisik selama empat minggu ke depan untuk turnamen All England.
Lee Zii Jia, yang gagal lolos kualifikasi untuk ajang Birmingham tahun ini, adalah pemain Malaysia terakhir yang memenangkan All England, pada tahun 2021. Aaron–Wooi Yik menjadi runner-up pada tahun 2024.
Sebelum era Tur Dunia yang dimulai pada tahun 2018, Malaysia terakhir kali memenangkan tiga gelar dalam satu turnamen pada tahun 2009 ketika Lee Chong Wei, Wong Mew Choo, dan Wong Pei Tty–Chin Ee Wei masing-masing mengangkat trofi di Super Series Finals.
Artikel Tag: rexy mainaky, Herry IP, Indonesia Masters 2026
Published by Ligaolahraga.com at https://dev.ligaolahraga.com/badminton/rexy-mainaky-biasa-aja-tim-malaysia-raih-3-gelar-di-indonesia-masters-2026
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini