Emosi Memuncak, Sergio Garcia Patahkan Tongkat Driver di Masters 2026
Sergio Garcia memukul tongkatnya ke tanah sebanyak dua kali sebelum membanting driver ke arah pendingin minuman hingga bagian kepala tongkat terlepas dari shaft. (Foto: Golf Digest)
Pegolf Spanyol Sergio Garcia menjadi sorotan pada putaran final Turnamen Masters 2026 setelah meluapkan emosinya dengan mematahkan tongkat driver di hole kedua Augusta National, Minggu (12/4) waktu setempat.
Insiden tersebut terjadi setelah Garcia memulai hari dengan buruk. Usai mencatat bogey di hole pertama, pukulan tee shot-nya di hole kedua melenceng ke bunker.
Frustrasi dengan hasil tersebut, juara Masters 2017 itu memukul tongkatnya ke tanah sebanyak dua kali sebelum akhirnya membanting driver ke arah pendingin minuman hingga bagian kepala tongkat terlepas dari shaft.
Tindakan tersebut membuat Garcia tidak dapat mengganti driver-nya sesuai aturan golf, karena kerusakan terjadi akibat tindakan emosional.
Selain itu, ia juga menerima peringatan pelanggaran kode etik dari panitia turnamen, yang menjadi penerapan pertama kebijakan tersebut di Masters.
Menurut pejabat turnamen, ketua komite kompetisi Geoff Yang menemui Garcia di hole keempat untuk memberikan peringatan resmi.
Namun, Garcia enggan mengungkap detail percakapan tersebut usai pertandingan dan hanya mengakui bahwa ia tidak bangga dengan tindakannya.
“Saya memang merasa frustrasi sepanjang tahun ini. Tentu saja saya tidak bangga, tetapi hal seperti ini kadang terjadi,” ujar Garcia.
Sergio Garcia menyelesaikan putaran final dengan skor 75 atau 3-over, dan total 72 hole di angka 8-over.
Ia berada di posisi ke-52 dari 54 pemain yang berhasil lolos cut, jauh dari persaingan papan atas.
Sejak meraih satu-satunya gelar major di Augusta pada 2017, performa Garcia di Masters cenderung menurun.
Ia tercatat gagal lolos cut sebanyak enam kali dan hanya sekali finis di posisi 25 besar dalam beberapa tahun terakhir.
Saat ditanya mengenai penyebab performanya yang menurun, Sergio Garcia memberikan jawaban singkat.
“Permainan yang buruk,” katanya. Ketika diminta menjelaskan lebih lanjut, ia hanya menambahkan, “Pukulan yang buruk.”
Masters 2026 juga menjadi ajang pertama yang menerapkan kebijakan kode etik baru dalam kompetisi, yang tengah dikembangkan oleh PGA Tour.
Berdasarkan aturan tersebut, pelanggaran kedua akan dikenai penalti dua pukulan, sementara pelanggaran ketiga dapat berujung pada diskualifikasi.
Meski sempat memicu ketegangan, Sergio Garcia juga menciptakan momen ringan di hole yang sama ketika ia membantu membawa tas rekannya sesama pegolf Spanyol, Jon Rahm.
Aksi tersebut mengundang tepuk tangan penonton sebelum Rahm mengambil kembali tasnya.
Garcia akhirnya mencatat par di hole kedua sebelum kembali kehilangan pukulan di hole berikutnya. Insiden ini menambah daftar panjang luapan emosi Garcia sepanjang karier profesionalnya.
Artikel Tag: Augusta National, sergio garcia, Masters
Published by Ligaolahraga.com at https://dev.ligaolahraga.com/golf/emosi-memuncak-sergio-garcia-patahkan-tongkat-driver-di-masters-2026
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini