Alasan Pedro Acosta Tinggalkan KTM: Tiga Tahun Tanpa Kemenangan

Penulis: Abdi Ardiansyah
Jumat 21 Agu 2026, 06:30 WIB - 106 views
Pedro Acosta

Pedro Acosta

Ligaolahraga.com -

Berita MotoGP - Pedro Acosta akhirnya menjelaskan keputusan meninggalkan KTM dan bergabung dengan Ducati mulai MotoGP 2027. Meski memiliki hubungan panjang dengan pabrikan Austria tersebut, ia mengaku belum sepenuhnya berdamai dengan keputusannya karena KTM belum mampu menyediakan motor kompetitif.

Pedro Acosta akan mengakhiri perjalanan panjangnya bersama KTM pada akhir musim 2026. Mulai 2027, pembalap Spanyol tersebut akan bergabung dengan Ducati dan menjadi rekan setim Marc Marquez di tim pabrikan asal Italia itu.

Keputusan tersebut bukan perkara mudah bagi Acosta. Ia sudah menjadi bagian dari keluarga KTM sejak masih berkarier di CEV Moto3 Junior. Bersama KTM Ajo, Acosta kemudian meraih gelar juara dunia Moto3 dan Moto2 sebelum naik ke kelas MotoGP pada 2024.

Namun tiga musim di MotoGP ia sama sekali belum pernah memenangkan satupun Grand Prix. Padahal ia sudah mengoleksi 13 podium dan beberapa kali menjadi pembalap KTM dengan performa terbaik.

Masalah utama yang dirasakan Acosta adalah daya saing RC16. Motor KTM dinilai masih kesulitan bersaing dengan Ducati dan Aprilia, terutama dalam hal kecepatan di lintasan lurus. Situasi tersebut membuat Acosta harus mengeluarkan kemampuan ekstra untuk mendapatkan hasil maksimal.

Pembalap berusia 22 tahun itu bahkan beberapa kali mengkritik masalah keandalan KTM. Pada musim 2026, sejumlah gangguan mesin turut menghambat perjalanannya.

Acosta mengaku sempat memberikan banyak kesempatan kepada KTM untuk membalikkan keadaan. Namun, setelah tiga tahun menunggu perkembangan signifikan, ia akhirnya memutuskan mencari tantangan baru.

“Tidak, jika saya jujur. Pada akhirnya, saya pikir mereka memberikan semua yang mereka miliki dalam setiap momen dalam karier saya atau dalam hubungan kami,” ujar Acosta kepada Autosport.

“Tetapi saya membutuhkan tantangan baru. Saya tidak ingin ini terdengar egois, tetapi sejak saya tiba di MotoGP, saya menjadi pembalap KTM terdepan untuk waktu yang cukup lama. Mungkin saya membutuhkan tantangan baru atau sesuatu yang memberikan percikan baru.”

Acosta menegaskan keputusan tersebut bukan karena KTM tidak berjasa dalam kariernya. Ia justru mengakui pabrikan Austria itu telah memberinya kesempatan untuk meraih kesuksesan sejak kelas junior.

“Jika tantangan untuk membuat motor kompetitif semakin dekat, mungkin saya akan berpikir untuk bertahan. Namun sayangnya, sekarang bukan waktunya untuk bertahan.”

“Saya sudah percaya selama tiga tahun dan memberikan kesempatan demi kesempatan. Saya masih berpikir bisa melakukan sesuatu yang lebih, tetapi kemudian keputusan untuk pergi pun datang,” lanjutnya.

Bersama Ducati, Acosta akan menghadapi tantangan berbeda. Ia harus beradaptasi dengan lingkungan baru sekaligus berhadapan langsung dengan Marquez, salah satu pembalap tersukses dalam sejarah MotoGP.

Namun Pedro Acosta mengaku siap menerima tantangan tersebut demi membuka babak baru dalam kariernya.

Artikel Tag: Ducati, ktm, Pedro Acosta

Published by Ligaolahraga.com at https://dev.ligaolahraga.com/motogp/alasan-pedro-acosta-tinggalkan-ktm-tiga-tahun-tanpa-kemenangan
106
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini