Impian Fermin Aldeguer ke Tim Pabrikan Ducati di MotoGP 2027 Terancam Gagal
Fermin Aldeguer dan Marc Marquez
Berita MotoGP: Fermin Aldeguer diprediksi menjadi masa depan Ducati di MotoGP, namun jalannya menuju motor pabrikan pada musim 2027 tidak akan semudah yang dibayangkan.
Fermin Aldeguer menunjukkan potensi besar pada musim debutnya di MotoGP 2025 bersama Gresini Ducati. Kecepatannya kerap terlihat, namun konsistensi masih menjadi pekerjaan rumah utama jika ia ingin meyakinkan Ducati bahwa dirinya layak mendapat motor pabrikan pada 2027.
Pebalap asal Spanyol itu tampil paling kompetitif ketika Michelin menghadirkan kompon alternatif MotoGP tyre, seperti di Austria dan Indonesia. Namun kondisi tersebut tidak selalu tersedia di setiap seri. Artinya Aldeguer harus mampu beradaptasi dengan ban standar dan tampil stabil di berbagai karakter sirkuit sepanjang musim 2026.
Di internal Ducati, evaluasi terhadap Aldeguer sangat ketat. Ia terikat kontrak pengembangan, tetapi performa di lintasan akan menentukan masa depannya. Gagal menunjukkan kemajuan signifikan bisa membuat Ducati mengalihkan fokus ke opsi lain, mengingat pasar pebalap 2027 dipenuhi nama besar.
Insinyur kawakan Frankie Carchedi, yang pernah bekerja dengan Aldeguer dan Marc Marquez, memahami kelebihan sang rookie. Namun potensi saja tidak cukup. Ducati menuntut hasil nyata, minim kesalahan, dan kemampuan bersaing secara konsisten dengan nama seperti Marco Bezzecchi dan Jorge Martin.
Masalah terbesar Aldeguer bukan hanya performanya sendiri, tetapi situasi kursi di Ducati. Pabrikan asal Borgo Panigale hampir pasti mempertahankan setidaknya satu pebalap utama untuk menyambut regulasi baru 2027. Itu berarti kemungkinan hanya ada satu kursi tersisa di tim pabrikan.
Jika Ducati memutuskan merekrut pebalap bintang seperti Pedro Acosta atau Fabio Quartararo, peluang Aldeguer otomatis tertutup. Dalam skenario tersebut, tidak akan ada ruang baginya di tim pabrikan setidaknya hingga 2029.
Meski demikian Aldeguer tidak menuntut kursi pabrikan secara langsung. Fokus utamanya adalah mendapatkan motor spesifikasi pabrikan, sesuatu yang diyakini Luigi Dall’Igna sebagai langkah penting dalam proses pembentukan juara dunia. Namun bahkan target ini tetap bergantung pada strategi Ducati secara keseluruhan.
Dari sudut pandang Ducati, menahan Aldeguer lebih lama di Gresini justru dinilai sebagai langkah bijak. Memberinya tekanan besar terlalu cepat berisiko menghambat perkembangan jangka panjangnya. Dengan tetap berada di lingkungan satelit yang kompetitif, Aldeguer bisa tumbuh tanpa beban ekspektasi berlebihan.
Musim 2026 akan menjadi penentu. Jika Fermin Aldeguer mampu tampil konsisten dan mengurangi kesalahan, pintu masa depan masih terbuka. Jika tidak, mimpi membela Ducati pabrikan bisa tertunda jauh lebih lama dari yang ia harapkan.
Artikel Tag: Fermin Aldeguer, Gresini Racing, MotoGP 2027
Published by Ligaolahraga.com at https://dev.ligaolahraga.com/motogp/impian-fermin-aldeguer-ke-tim-pabrikan-ducati-di-motogp-2027-terancam-gagal
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini