Pengakuan Jujur Eks Pelatih, Harus Hati-hati Nasihati Valentino Rossi

Penulis: Abdi Ardiansyah
Jumat 02 Jan 2026, 21:28 WIB - 127 views
Valentino Rossi dan Luca Cadalora

Valentino Rossi dan Luca Cadalora

Ligaolahraga.com -

Berita MotoGP: Valentino Rossi dikenal sebagai salah satu pebalap terbesar dalam sejarah MotoGP. Namun di balik status legendaris itu, Luca Cadalora mengakui tidak pernah mudah memberi masukan kepada Rossi saat menjadi pelatihnya.

Valentino Rossi mencapai puncak kejayaan MotoGP pada era 2000-an dengan tujuh gelar juara dunia kelas premier. Namun memasuki dekade berikutnya, pebalap asal Italia itu harus menghadapi persaingan yang semakin ketat dan performa yang tak lagi seprima masa keemasannya.

Setelah gagal merebut gelar MotoGP 2015 dari rekan setimnya di Yamaha, Jorge Lorenzo, Rossi memutuskan mencari sudut pandang baru untuk memperpanjang kariernya di level tertinggi. Pada musim dingin 2015, ia menghubungi Luca Cadalora, mantan juara dunia tiga kali, untuk menjadi pelatih pribadinya.

Kolaborasi tersebut berlangsung hingga akhir musim 2018. Meski Rossi masih mampu meraih beberapa kemenangan dan podium, tren performanya perlahan menurun. Di tengah kerja sama itu, Cadalora mengakui ada tantangan besar yang tak banyak diketahui publik.

“Tidak, itu tidak mudah. Sama sekali tidak mudah,” ujar Cadalora kepada Moto.it saat ditanya soal memberi masukan kepada Rossi.

“Ada lintasan lintasan tertentu dengan karakteristik khusus, dan terkadang pebalap bisa melupakan detail kecil yang sangat penting.”

Cadalora menjelaskan bahwa peran pelatih bukan hanya soal teknik, tetapi juga mengingatkan pebalap pada hal hal dasar yang bisa terlewat karena tekanan atau kebiasaan lama. Salah satu contoh yang ia sebut adalah tikungan tertentu di Sirkuit Phillip Island, yang membutuhkan pendekatan khusus agar bisa dilalui secara optimal.

“Kadang cukup dengan mengingatkan bahwa ada satu hal kecil yang harus dilakukan dengan cara tertentu agar hasilnya maksimal,” jelasnya. Menurut Cadalora, menyampaikan hal seperti itu kepada pebalap sekelas Rossi membutuhkan pendekatan yang tepat dan penuh kehati hatian.

Sebagai pebalap, Cadalora juga memiliki rekam jejak gemilang. Ia menjuarai kelas 125cc pada 1986, lalu dua kali merebut gelar dunia 250cc pada 1991 dan 1992. Pengalaman itu membuatnya memahami tekanan dan ego yang melekat pada pebalap papan atas.

Meski begitu, Cadalora tidak mampu menghentikan penurunan performa Rossi. Statistik menunjukkan hasil Rossi terus menurun, dari 10 podium pada 2016 menjadi lima podium pada 2018. Setelah musim tersebut, kerja sama keduanya pun berakhir.

Valentino Rossi sendiri kemudian menyebut bahwa keputusan berpisah diambil secara alami. Ia melanjutkan kariernya hingga pensiun pada 2021, menutup perjalanan panjang sebagai salah satu ikon terbesar dalam sejarah MotoGP.

Artikel Tag: Valentino Rossi, Luca Cadalora, motogp

Published by Ligaolahraga.com at https://dev.ligaolahraga.com/motogp/pengakuan-jujur-eks-pelatih-harus-hati-hati-nasihati-valentino-rossi
127
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini