Sang Kakak Nyaris Tertabrak, Alex Marquez Peringatkan Di Giannantonio
Alex Marquez soroti manuver Fabio Di Giannantonio kepada Marc Marquez yang dinilai terlalu berbahaya.
Berita MotoGP - Insiden sengit antara Fabio Di Giannantonio dan Marc Marquez pada MotoGP Belanda 2026 masih menjadi sorotan. Alex Marquez menilai manuver pembalap VR46 itu terlalu berisiko dan mengingatkan bahwa aksi agresif di lintasan selalu memiliki konsekuensi.
Persaingan sengit antara Fabio Di Giannantonio dan Marc Marquez pada MotoGP Belanda 2026 di Sirkuit Assen memunculkan kontroversi baru. Alex Marquez ikut angkat bicara setelah menyaksikan langsung duel panas tersebut dan menilai manuver Di Giannantonio seharusnya tidak dilakukan saat balapan masih menyisakan beberapa lap.
Insiden terjadi pada lap ke-20 ketika Di Giannantonio mencoba menyalip Marc Marquez di tikungan terakhir. Pembalap Pertamina VR46 itu datang dengan kecepatan terlalu tinggi sehingga Marc terpaksa mengangkat motornya dan keluar ke area gravel untuk menghindari tabrakan.
Akibat manuver tersebut, steward MotoGP menjatuhkan hukuman long lap penalty kepada Di Giannantonio karena dianggap memaksa rivalnya keluar lintasan sekaligus gagal melewati tikungan dengan benar.
Meski mendapat hukuman, Di Giannantonio kembali mengejar Marc Marquez. Pada lap terakhir, ia mengulangi upaya menyalip di tikungan yang sama dengan pengereman yang lebih terukur. Kali ini aksinya berhasil, bahkan ia juga melewati Alex Marquez untuk merebut posisi keempat saat bendera finis dikibarkan.
Alex Marquez yang berada tepat di belakang saat insiden pertama terjadi mengaku tidak sepakat dengan cara Di Giannantonio melakukan serangan.
"Saya rasa manuver seperti itu tidak pantas dilakukan pada fase balapan tersebut. Masih ada lima lap tersisa, sementara aksi seperti itu biasanya hanya layak dicoba di tikungan terakhir pada lap terakhir," ujar pembalap Gresini tersebut.
Adik Marc Marquez itu juga memberikan peringatan kepada Di Giannantonio mengenai dampak dari gaya balap yang terlalu agresif.
"Dalam balapan, Anda harus berhati-hati. Ketika melempar bumerang seperti itu, pada akhirnya bumerang tersebut akan kembali kepada Anda," katanya.
Insiden di Assen mengingatkan banyak pihak pada duel legendaris Valentino Rossi dan Marc Marquez di sirkuit yang sama pada MotoGP Belanda 2015. Saat itu, Marc mencoba menyalip Rossi di chicane terakhir, tetapi Rossi tetap mempertahankan jalurnya sehingga Marc keluar lintasan, sementara Rossi berhasil memenangkan balapan. Bedanya, pada 2026, Marc kembali menjadi pihak yang paling dirugikan setelah kehilangan waktu akibat melewati gravel dan gagal merebut kembali posisi dari Alex Marquez.
Kontroversi ini kembali memicu perdebatan mengenai batas manuver agresif dalam MotoGP. Meski aksi saling salip merupakan bagian dari balapan, aspek keselamatan pembalap tetap menjadi perhatian utama, terlebih ketika insiden berpotensi menyebabkan kecelakaan serius.
Artikel Tag: Marc Marquez, Alex Marquez, motogp belanda, Fabio Di Giannantonio
Published by Ligaolahraga.com at https://dev.ligaolahraga.com/motogp/sang-kakak-nyaris-tertabrak-alex-marquez-peringatkan-di-giannantonio
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini