Toprak Razgatlioglu: WSBK Andalkan Kemampuan Rider, di MotoGP Tak Bisa

Penulis: Abdi Ardiansyah
Selasa 18 Agu 2026, 22:30 WIB - 108 views
Toprak Razgatlioglu menjadi langganan juara di WSBK, namun ia akui kesulitan tampil apik di MotoGP tanpa motor yang andal.

Toprak Razgatlioglu menjadi langganan juara di WSBK, namun ia akui kesulitan tampil apik di MotoGP tanpa motor yang andal.

Ligaolahraga.com -

Berita MotoGP - Toprak Razgatlioglu mengakui musim debutnya di MotoGP 2026 jauh lebih sulit dari perkiraan. Setelah tiga kali menjadi juara World Superbike, pembalap asal Turki itu harus menghadapi kenyataan bahwa kemampuan pembalap saja tidak cukup untuk membawa motor yang kurang kompetitif ke barisan depan.

Toprak Razgatlioglu masih berusaha menemukan performa terbaiknya pada musim debut di MotoGP. Setelah mendominasi World Superbike dan meraih tiga gelar juara dunia, pembalap Yamaha Pramac itu justru kesulitan bersaing di kelas utama.

Hingga saat ini, Toprak belum mampu menembus posisi 10 besar dalam balapan MotoGP 2026. Kondisi tersebut menjadi pengalaman baru bagi pembalap yang sebelumnya terbiasa berada di barisan depan.

Toprak mengakui perbedaan karakter antara Superbike dan MotoGP menjadi salah satu tantangan terbesar. Selain harus beradaptasi dengan motor Yamaha, dia juga harus memahami karakter ban Michelin dan gaya berkendara yang berbeda.

"Ini tahun pertama saya dan sangat sulit. Kami masih berusaha belajar dan mendapatkan hasil yang bagus, tetapi sepertinya kami membutuhkan lebih banyak waktu. Saya masih harus memahami banyak hal dan memperbaiki beberapa aspek karena MotoGP sangat berbeda dari Superbike," kata Toprak kepada AS.

Perbedaan tersebut juga terasa dari posisi berkendara. Toprak mengaku belum senyaman ketika mengendarai motor Superbike.

"Untuk posisi berkendara, saya masih belum senyaman ketika berada di Superbike. Saya harus beradaptasi dengan MotoGP dan mengendarainya sesuai kebutuhan," ujarnya.

Tekanan terbesar bagi Toprak bukan hanya soal teknis. Statusnya sebagai pembalap pemenang membuat situasi tersebut terasa semakin berat.

"Saya adalah pembalap yang terbiasa menang. Saya datang ke MotoGP dan sekarang berada dalam situasi yang hampir berlawanan. Ketika menonton televisi, saya melihat nama saya berada di bagian bawah dan itu sangat sulit," tutur Toprak.

Pengalaman bersama BMW membuatnya tetap percaya diri. Ketika pindah ke BMW, banyak pihak menilai kariernya sudah berakhir. Namun, Toprak justru membawa pabrikan Jerman itu meraih dua gelar dunia.

"Inilah cara saya belajar. Saya tidak pernah memilih jalan yang mudah. Ketika bergabung dengan BMW, semua orang berkata, 'kariermu sudah berakhir'. Namun, saya percaya pada proyek tersebut," katanya.

Toprak Razgatlioglu kemudian menjelaskan perbedaan paling mendasar antara kedua kejuaraan.

"Di Superbike, pembalap bisa membuat perbedaan besar. Namun, di MotoGP, jika tidak memiliki motor yang bagus, sangat sulit bagi pembalap untuk membuat perbedaan besar. Jika motor-motornya tidak berada di level yang sama, itu mustahil," ujar Toprak.

Harapan besar kini diarahkan ke MotoGP 2027. Regulasi baru dengan mesin 850 cc, pengurangan aerodinamika, serta penggunaan ban Pirelli bisa menjadi kesempatan bagi Toprak untuk kembali menunjukkan kemampuannya.

Artikel Tag: World Superbike, Toprak Razgatlioglu, MotoGP 2026

Published by Ligaolahraga.com at https://dev.ligaolahraga.com/motogp/toprak-razgatlioglu-wsbk-andalkan-kemampuan-rider-di-motogp-tak-bisa
108
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini