Korea Utara Dominasi Hari Pembuka Angkat Besi Asian Games 2026
Peraih medali emas angkat besi Asian Games 2026 kelas 49 kg putri Ri Song Gum (tengah) diapit peraih perak Mirabai Chanu dari India dan peraih perunggu Luluk Wijayana dari Indonesia. (Foto: Xinhua)
Korea Utara mengawali kompetisi angkat besi Asian Games 2026 dengan dominan setelah merebut dua medali emas pada nomor putri yang dipertandingkan, Selasa (22/9).
Ri Song Gum menjadi sorotan setelah memecahkan tiga rekor dunia sekaligus.
Ri, 28 tahun, memenangkan kelas 49 kilogram putri dengan total angkatan 215 kilogram. Ia mencatat 94 kilogram pada snatch dan 121 kilogram pada clean and jerk, yang seluruhnya menjadi rekor dunia baru.
Medali emas tersebut menjadi yang pertama bagi Korea Utara di Asian Games 2026. Bagi Ri, kemenangan itu juga melanjutkan dominasinya di Asian Games setelah sebelumnya menjadi juara di Jakarta dan Hangzhou.
“Tidak ada kata-kata yang bisa menggambarkan betapa bahagianya saya,” kata Ri kepada Xinhua setelah upacara penyerahan medali.
Ketika ditanya mengenai rahasia keberhasilannya, Ri menyebut dukungan masyarakat sebagai faktor utama.
“Bukan berarti saya sehebat itu. Saya bisa berdiri di sini karena kepercayaan dan harapan masyarakat kami,” ujarnya.
Kelas 49 kilogram putri tidak termasuk kategori yang dipertandingkan pada Olimpiade Los Angeles 2028.
Saat ditanya apakah bersedia naik kelas demi tampil di Olimpiade, Ri tersenyum dan menoleh kepada pelatihnya sebelum menjawab singkat, “Ya!”
Medali perak kelas tersebut diraih lifter India Mirabai Chanu dengan total 198 kilogram. Indonesia membawa pulang perunggu melalui Luluk Wijayana yang membukukan total 191 kilogram.
Korea Utara kembali meraih emas pada sesi berikutnya melalui Kang Hyon Gyong di kelas 53 kilogram putri.
Atlet berusia 27 tahun itu mencatat total angkatan 223 kilogram sekaligus memecahkan lima rekor Asian Games dalam perjalanannya menuju podium teratas.
“Dibandingkan Asian Games sebelumnya, level generasi baru meningkat secara drastis. Bahkan saya sendiri harus mengaguminya,” kata Kang.
Ia menegaskan hasil tersebut tidak membuatnya berpuas diri. “Saya tidak akan berpuas diri dengan hasil hari ini. Saya akan terus bekerja lebih keras. Saya memang tidak memecahkan rekor dunia hari ini, tetapi lain kali saya akan berusaha sekuat tenaga untuk membuat rekor baru,” ujarnya.
Lifter China Zhao Jinlan yang tampil dalam ajang internasional besar pertamanya meraih perak dengan total 218 kilogram. Atlet berusia 22 tahun itu mengaku sempat gugup dalam percobaan awal.
“Saya sedikit gugup dan tidak berani tampil maksimal pada awalnya. Namun, pada angkatan terakhir, saya menemukan keberanian dan mampu mendorong diri saya,” kata Zhao.
Medali perunggu kelas 53 kilogram menjadi milik Thailand melalui Surodchana Khambao dengan total angkatan 214 kilogram.
Artikel Tag: Asian Games
Published by Ligaolahraga.com at https://dev.ligaolahraga.com/olahraga-lain/korea-utara-dominasi-hari-pembuka-angkat-besi-asian-games-2026
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini