Bagi Stan Wawrinka, Perjalanan Di Australia Lebih Dari Yang Ia Bayangkan

Penulis: Dian Megane
Minggu 25 Jan 2026, 12:24 WIB - 210 views
Bagi Stan Wawrinka, Perjalanan Di Australia Lebih Dari Yang Bisa Ia Bayangkan

Stan Wawrinka [image: getty images]

Ligaolahraga.com -

Berita Tenis: Perpisahan Stan Wawrinka di Australian Open terjadi setelah ia kalah kekalahan empat set dari Taylor Fritz di babak ketiga musim 2026.

Setelah pertandingan, juara Australian Open musim 2014 tetap berada di John Cain Arena untuk sebuah upacara khusus. Ia pun berbagi kata-kata dan bir dengan direktur turnamen, Craig Tiley sebelum menikmati sambutan hangat dari penonton yang memadati arena dalam rangka merayakannya untuk kali terakhir.

Upacara tersebut menghormati hubungan panjang dan berkesan petenis veteran Swiss dengan Melbourne, tetapi pertandingan itu sendiri merupakan pengingat mengapa ia tidak pernah puas hanya sekadar hadir untuk mengucapkan selamat tinggal.

Pada usia 40 tahun, ia menjadi petenis putra tertua yang mencapai babak ketiga Australian Open sejak Ken Rosewall pada tahun 1978 dan ia memberikan perlawanan sengit kepada Fritz yang berada di peringkat 10 besar, setelah ia memenangkan set kedua dan melepaskan sejumlah pukulan winner yang dahsyat.

“Pola pikir saya adalah seperti yang selalu saya katakan, saya tidak menjalani musim ini hanya untuk mengucapkan selamat tinggal di turnamen,” ungkap Wawrinka. “Ini musim terakhir saya, jadi, tentu saja ketika saya kalah di sebuah turnamen, itu akan menjadi perpisahan untuk turnamen tersebut, tetapi pola pikir saya tetap seorang kompetitor dan saya selalu ingin mendorong diri saya sendiri.”

“Saya mencoba menemukan keseimbangan antara menjadi kompetitor, mencoba untuk menang, tetapi pada saat yang sama menikmati momen-momen itu bersama para penggemar, dengan atmosfernya. Dan di sini, dukungan yang saya terima melebihi ekspektasi saya. Setiap pertandingan adalah sesuatu yang sangat istimewa dan saya sangat menghargai itu.”

Mantan petenis peringkat 3 dunia Wawrinka meraih setidaknya tiga kemenangan dalam head to head melawan masing-masing dari anggota Tiga Besar selama kariernya, termasuk Novak Djokovic, yang ia kalahkan di final US Open musim 2016. Petenis berkebangsaan Serbia pun menyampaikan beberapa kata-kata pujian setelah kemenangannya di babak ketiga Australian Open 2026.

“Saya bangga menyebutnya sebagai teman dan rival, dan seseorang yang benar-benar menginspirasi saya dengan ketahanan dan komitmennya terhadap permainan ini. Ia sangat bersemangat tentang hal itu,” komentar Djokovic tentang Wawrinka.

“Warisan Stan pasti akan tetap ada dan hidup di hati banyak generasi muda yang mengaguminya. Ia adalah juara hebat di atas dan di luar lapangan, pria yang sangat disukai. Ia melakukan semuanya dengan benar dan ia pantas mendapatkan setiap tepuk tangan yang ia terima di turnamen ini. Ketika ia pergi, tenis akan kehilangan petenis dan pribaadi hebat.”

Petenis yang mengoleksi tiga gelar Grand Slam menikmati tiga pekan yang mengesankan di Australia. Ia menyabet kemenangan babak tiebreak set ketiga melawan Arthur Rinderknech di United Cup dan memaksa Flavio Cobolli, Zizou Bergs, dan Hubert Hurkacz bermain hingga set penentu di turnamen tersebut. Tampil untuk kal ke-20 di Australian Open, ia mengalahkan Laslo Djere dan Arthur Gea untuk mencapai babak ketiga.

Jadi, apakah petenis berusia 40 tahun ini terkejut dengan level permainan yang ia tunjukkan di bawah terik matahari Australia?

“Terkejut? Tidak. Karena saya tahu saya telah berlatih, seberapa keras saya mendorong diri sendiri untuk mencoba mencapai level itu,” aku Wawrinka. “Saya pikir United Cup adalah awal yang sempurna, karena memberi saya banyak waktu di lapangan melawan petenis terbaik. Bahkan jika saya hanya memenangkan satu pertandingan, saya memiliki kesempatan untuk melakoni lima pertandingan dan menghabiskan banyak waktu. Inilah yang saya lewatkan musim lalu.”

“Bagi saya, ini adalah dua, tiga pekan yang hebat, antara di sini dan United Cup. Levelnya luar biasa. Saya dapat melihat bahwa saya kompetitif, bahwa saya merasa nyaman di lapangan, bahwa saya dapat memenangkan beberapa pertandingan apik, bermain melawan petenis terbaik. Inilah yang saya cari.”

Petenis berkebangsaan Swiss akan mengakhiri karier bermainnya di akhir musim dan ia berharap performanya di Australia dapat menjadi katalis untuk bulan-bulan mendatang.

“Ini tidak mengubah tujuan saya untuk musim 2026,” tukas Wawrinka. “Tujuan saya selalu untuk mendorong batas kemampuan saya. Bukan berarti karena saya bermain bagus selama tiga pekan ini saya akan memenangkan banyak pertandingan dalam beberapa bulan ke depan. Tetapi setidaknya saya tahu di mana level saya dan apa yang masih bisa saya lakukan, dan saya senang dengan itu.”

Artikel Tag: Australian Open 2026, United Cup, Stan Wawrinka

Published by Ligaolahraga.com at https://dev.ligaolahraga.com/tenis/bagi-stan-wawrinka-perjalanan-di-australia-lebih-dari-yang-ia-bayangkan
210
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini