Tonggak Bersejarah Yang Carlos Alcaraz Usai Juarai Australian Open
Carlos Alcaraz [image: reuters]
Berita Tenis: Carlos Alcaraz berhasil memenangkan gelar Grand Slam ketujuh dalam kariernya di Australian Open 2026 usai menundukkan Novak Djokovic dengan empat set.
Berkat kemenangan Australian Open 2026, petenis berkebangsaan Spanyol kini menorehkan Career Grand Slam (memenangkan keempat Grand Slam).
Career Grand Slam bukan hanya satu-satunya tonggak bersejarah yang petenis peringkat 1 dunia torehkan dengan kemenangan di Melbourne. Berikut empat pencapaian yang ia torehkan berkat kemenangan di Melbourne:
Petenis putra termuda yang menorehkan Career Grand Slam dengan kemenangan Australian Open
Menginjak usia 22 thun 258 hari, Alcaraz menjadi petenis putra termuda yang menorehkan Career Grand Slam. Ia pertama kali memenangkan gelar Grand Slam di US Open musim 2022, diikuti dengan gelar Wimbledon musim 2023 dan gelar French Open musim 2024. Dua musim kemudian, ia berhasil melengkapi koleksi gelar Grand Slam tersebut.
Sebelum petenis berkebangsaan Spanyol, rekor tersebut dipegang Dan Budge. Hasil yang diraih Budge terjadi sebelum Open Era karena ia memenangkan Wimbledon dan US Open musim 1937 serta Australian Open dan French Open musim 1938. Saat itu ia berusia 22 tahun 355 hari.
Petenis putra keenam yang menorehkan Career Grand Slam di Open Era
Kembali ke Open Era, petenis berkebangsaan Spanyol menjadi petenis putra keenam yang mampu menyelesaikan Career Grand Slam dengan kemenangan Australian Open.
Rod Laver menjadi petenis putra pertama yang menorehkan hal tersebut pada musim 1962. Selain itu ada Andre Agassi, Roger Federer, Rafael Nadal, dan Djokovic.
Jumlah penampilan paling sedikit di turnamen untuk memenangkan 25 gelar
Karier petenis berusia 22 tahun ditandai dengan sejumlah kesuksesan yang luar biasa. Sampai saat ini ia telah memenangkan 25 gelar dan melakukannya dengan mencatatkan jumlah turnamen paling sedikit yang ia lakoni, yaitu 86 turnamen. Tujuh dari 25 gelar tersebut merupakan gelar Grand Slam, delapan gelar Masters dan gelar turnamen ATP level 500, serta dua gelar turnamen ATP level 250.
Petenis putra kedua yang memenangkan tujuh gelar Grand Slam di bawah usia 23 tahun
Kesuksesan Alcaraz di usia yang masih muda terus membantunya menorehkan tonggak bersejarah. Dengan memenangkan gelar Grand Slam ketujuh dalam kariernya di Australian Open 2026, ia menyamai pencapaian Bjorn Borg sebagai satu-satunya petenis yang memenangkan tujuh gelar Grand Slam sebelum menginjak usia 23 tahun.
Dari tujuh gelar Grand Slam tersebut, dua di antaranya masing-masing ia menangkan di French Open, Wimbledon, dan US Open. Sementara Borg memenangkan empat gelar French Open dan tiga gelar Wimbledon.
Artikel Tag: australian open, French Open, wimbledon, Carlos Alcaraz
Published by Ligaolahraga.com at https://dev.ligaolahraga.com/tenis/tonggak-bersejarah-yang-carlos-alcaraz-usai-juarai-australian-open
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini