Agit Kabayel Hormati Keputusan Usyk Lepas Tiga Gelar Juara
Agit Kabayel
Berita Tinju - Agit Kabayel akhirnya angkat bicara setelah Oleksandr Usyk resmi melepas sabuk juara dunia kelas berat versi WBC, WBA, dan IBF. Keputusan tersebut mengakhiri penantian panjang Kabayel yang selama berbulan bulan berstatus sebagai juara interim WBC sekaligus penantang wajib.
Kabayel merebut gelar interim WBC pada Februari 2025 setelah menghentikan Zhilei Zhang melalui kemenangan TKO di ronde keenam. Sejak saat itu, petinju asal Jerman tersebut terus menunggu kesempatan untuk menghadapi Usyk demi memperebutkan gelar juara dunia penuh.
Sambil menanti kepastian, Kabayel tetap aktif bertanding. Ia mempertahankan momentumnya dengan mengalahkan Damian Knyba melalui kemenangan KO pada ronde ketiga awal tahun ini, sehingga posisinya sebagai penantang utama semakin kuat.
Beberapa pekan setelah Usyk mengalahkan Rico Verhoeven, WBC memerintahkan kedua kubu untuk memulai negosiasi pertarungan. Mereka diberi batas waktu hingga 30 Juni untuk mencapai kesepakatan sebelum proses berlanjut ke lelang promotor.
Namun, sebelum tenggat waktu berakhir, Usyk justru mengumumkan keputusan mengejutkan. Petinju Ukraina berusia 39 tahun itu memilih melepaskan seluruh gelar yang masih dimilikinya agar divisi kelas berat dapat terus berjalan tanpa hambatan, meski ia menegaskan belum pensiun dan masih ingin menjalani satu laga terakhir dalam karier profesionalnya.
Menanggapi keputusan tersebut, Agit Kabayel menyampaikan penghormatan kepada Usyk melalui media sosial. Menurutnya, Usyk bukan hanya juara hebat di atas ring, tetapi juga sosok yang menunjukkan sikap terpuji di luar arena.
"Seorang juara sejati dinilai dari tindakannya di dalam maupun di luar ring. Usyk sudah memenangkan semuanya, menghadapi lawan terbaik, dan berkali kali membuktikan kebesarannya," tulis Kabayel.
Ia juga memuji keputusan Usyk yang tidak mempertahankan sabuk hanya demi status juara. Menurut Kabayel, langkah itu memberikan kesempatan bagi generasi berikutnya untuk memperebutkan gelar dunia.
"Tentu saya ingin suatu hari berbagi ring dengannya. Namun saya hanya memiliki rasa hormat atas semua pencapaiannya. Saya mendoakan yang terbaik untuk Usyk dan keluarganya," lanjut Kabayel.
Petinju berusia 32 tahun itu juga berharap dapat menyaksikan laga terakhir Usyk sebagai bentuk penghormatan terhadap salah satu petinju terbaik era modern. Di akhir pernyataannya, Kabayel menegaskan dirinya siap mengambil tongkat estafet sebagai juara dunia kelas berat.
Dengan statusnya sebagai juara interim, Agit Kabayel kini dipastikan naik menjadi juara dunia WBC versi penuh. Ia diperkirakan akan menjalani pertahanan gelar pertamanya sebelum akhir tahun, menghadapi penantang yang akan ditetapkan oleh WBC.
Artikel Tag: WBC, oleksandr usyk, Heavyweight, Agit Kabayel
Published by Ligaolahraga.com at https://dev.ligaolahraga.com/tinju/agit-kabayel-hormati-keputusan-usyk-lepas-tiga-gelar-juara
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini