Eks Juara Dunia Tinju Beri Kritik Pedas Soal Masa Depan Tyson Fury
Tyson Fury
Berita Tinju : Hasim Rahman menilai karier Tyson Fury sebagai petinju elite kelas berat sudah memasuki fase akhir. Menurut mantan pemegang sabuk juara dunia WBC dan IBF tersebut, trilogi sengit melawan Deontay Wilder telah menguras kemampuan terbaik kedua petinju hingga sulit kembali ke level puncak.
Rahman bukan sosok sembarangan dalam dunia tinju. Ia dikenal setelah mencetak salah satu kejutan terbesar dalam sejarah kelas berat dengan mengalahkan Lennox Lewis pada 2001 untuk merebut gelar juara dunia. Kini, di usia 53 tahun, Rahman bahkan masih berencana kembali naik ring dalam laga comeback yang dijadwalkan berlangsung pada Juli mendatang.
Meski demikian, Rahman justru meragukan peluang Fury untuk kembali mendominasi divisi kelas berat. Dalam wawancaranya dengan B4 Champ, ia menyebut pertarungan trilogi antara Fury dan Wilder telah meninggalkan dampak besar bagi keduanya.
"Saya merasa Deontay Wilder dan Tyson Fury saling menghabiskan karier satu sama lain. Mereka meninggalkan bagian terbaik dari karier mereka dalam trilogi itu. Menurut saya, semuanya sudah berakhir bagi keduanya," kata Rahman.
Ia menambahkan bahwa publik tidak akan lagi melihat Tyson Fury yang sama seperti saat berada di puncak performa.
"Anda tidak akan pernah melihat Tyson Fury versi terbaik lagi. Masa itu sudah selesai," ujarnya.
Pernyataan tersebut merujuk pada rangkaian pertarungan Fury dan Wilder yang berlangsung antara 2018 hingga 2021. Setelah duel pertama berakhir imbang kontroversial, Fury memenangkan dua pertarungan berikutnya, termasuk kemenangan knockout ronde ke-11 pada laga ketiga yang berlangsung dramatis di Las Vegas.
Meski menang, Fury sempat dua kali terjatuh dalam pertarungan tersebut dan harus melewati sejumlah momen sulit sebelum akhirnya menghentikan Wilder. Banyak pengamat menilai duel itu menjadi salah satu pertarungan kelas berat paling melelahkan dalam era modern.
Rahman juga menyoroti penampilan Fury dalam beberapa tahun terakhir yang dianggap tidak lagi seimpresif sebelumnya. Menurutnya, tanda-tanda penurunan mulai terlihat setelah serangkaian pertarungan berat yang dijalani sang petinju Inggris.
Sementara itu, Tyson Fury sendiri belum memberikan kepastian mengenai masa depannya. Namun komentar Rahman menambah panjang daftar pihak yang mempertanyakan apakah "The Gypsy King" masih mampu kembali menjadi kekuatan dominan di kelas berat dunia.
Artikel Tag: Tyson Fury, Deontay Wilder, Heavyweight
Published by Ligaolahraga.com at https://dev.ligaolahraga.com/tinju/eks-juara-dunia-tinju-beri-kritik-pedas-soal-masa-depan-tyson-fury
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini