Howe Keluhkan Krisis Bek Newcastle United Jelang Lawan Qarabag
Manajer Newcastle United, Eddie Howe. (Foto: Serena Taylor/Getty Images)
Berita Liga Champions: Newcastle United dipastikan tanpa Malick Thiaw saat menjamu Qarabag pada leg kedua play-off fase gugur Liga Champions di St James’ Park, Rabu (25/2) dini hari WIB. Bek asal Jerman itu harus menjalani larangan satu pertandingan sesuai regulasi UEFA setelah menerima kartu kuning ketiganya di kompetisi musim ini.
Malick Thiaw sebelumnya mencetak gol dalam kemenangan 6-1 Newcastle di Baku pekan lalu. Namun kartu kuning yang diterimanya pada laga tersebut membuatnya otomatis terkena skorsing. Aturan UEFA menyatakan bahwa pemain yang mengoleksi tiga kartu kuning sebelum perempat final akan menjalani hukuman satu pertandingan.
Meski The Magpies unggul agregat lima gol dan hampir pasti melaju ke babak 16 besar, manajer Eddie Howe menolak anggapan bahwa absennya Thiaw menjadi berkah tersembunyi. Howe justru melihat situasi ini sebagai masalah tambahan di lini belakang.
“Saya tidak melihatnya sebagai berkah. Saya melihatnya sebagai hal negatif karena kami sangat kekurangan opsi di posisi itu,” ujar Eddie Howe. “Memang dia bisa beristirahat, mungkin itu positif untuknya secara pribadi, tapi bukan untuk tim.”
Absennya Thiaw semakin memperumit kondisi pertahanan Newcastle United. Sven Botman masih diragukan tampil, sementara Fabian Schar sudah dipastikan absen. Situasi ini membuat pilihan di sektor bek tengah menjadi sangat terbatas.
Selain Thiaw, Newcastle juga kehilangan sejumlah pemain karena cedera, termasuk Bruno Guimarães, Lewis Miley, Tino Livramento, dan Fabian Schar. Yoane Wissa serta Botman masih dalam status meragukan, sementara Mark Gillespie dan Emil Krafth tidak terdaftar dalam skuad Liga Champions.
Di sisi lain, dua pemain The Magpies berada di ambang skorsing. Joelinton dan Dan Burn sudah mengoleksi dua kartu kuning dan harus menghindari kartu tambahan agar bisa tampil di leg pertama babak 16 besar.
UEFA sendiri menghapus akumulasi kartu setelah fase perempat final, sehingga pemain tidak bisa absen di final akibat akumulasi. Dengan keunggulan besar di tangan, Newcastle tetap difavoritkan lolos. Namun absennya Thiaw dan krisis bek membuat Howe harus memutar otak untuk menjaga stabilitas tim di laga penentuan ini.
Artikel Tag: liga champions, Newcastle United, Eddie Howe, qarabag