Kanada Rebut Emas Curling Putra Olimpiade 2026 di Tengah Kontroversi

Penulis: Hanif Rusli
Minggu 22 Feb 2026, 23:17 WIB - 123 views
Tim curling putra Kanada mempersembahkan emas pertama negaranya di cabang curling pada edisi Olimpiade Milan-Cortina. (Foto: AP)

Tim curling putra Kanada mempersembahkan emas pertama negaranya di cabang curling pada edisi Olimpiade Milan-Cortina. (Foto: AP)

Ligaolahraga.com -

Tim curling putra Kanada menutup perjalanan mereka di Olimpiade Musim Dingin 2026 dengan medali emas setelah menaklukkan Britania Raya 9-6 pada final yang berlangsung di Cortina d'Ampezzo, Sabtu (21/2).

Kemenangan ini diraih di tengah sorotan kontroversi dugaan pelanggaran yang sempat mengguncang turnamen.

Dipimpin skip Brad Jacobs, Kanada tampil tenang dalam laga ketat melawan tim Skotlandia yang dikomandoi Bruce Mouat.

Kedua tim saling bergantian memimpin dengan selisih tipis sepanjang delapan end pertama, tanpa ada yang unggul lebih dari satu poin.

Momentum penentuan datang pada end kesembilan ketika Kanada mencetak tiga angka krusial untuk membalikkan keadaan.

Mereka kemudian memastikan kemenangan lewat satu poin tambahan pada end ke-10 sekaligus mengunci medali emas.

“Saya lega ini sudah selesai dan kami menang. Beberapa pekan terakhir sangat berat. Kami melalui banyak hal, tetapi kami bertahan,” ujar Jacobs seusai pertandingan.

Emas ini menjadi yang kedua bagi Jacobs di Olimpiade, setelah sebelumnya membawa Kanada juara pada Olimpiade Sochi 2014.

Gelar kali ini juga menjadi emas pertama Kanada di cabang curling pada edisi Milan-Cortina.

Perjalanan Kanada menuju podium tertinggi tidak berjalan mulus.

Pada fase round robin, mereka diterpa tudingan pelanggaran aturan “double touch” atau menyentuh batu dua kali saat pelepasan.

Tuduhan itu pertama kali dilontarkan oleh pemain Swedia Oskar Eriksson yang menuding wakil skip Kanada, Marc Kennedy, melanggar aturan.

Insiden tersebut memicu perdebatan sengit dan diikuti kekalahan Kanada dari Swiss pada laga berikutnya.

Namun, tim Kanada mampu bangkit dan melaju hingga partai final.

Kennedy mengakui tekanan yang dihadapi timnya sepanjang pekan kompetisi. “Kami melalui situasi yang tidak mudah, tetapi kami tetap bersatu dan membuktikannya di atas es,” ujarnya.

Sementara itu, medali perunggu putra diraih Swiss setelah mengalahkan Norwegia sehari sebelumnya.

Di sektor putri, Kanada juga menambah medali lewat kemenangan 10-7 atas Amerika Serikat dalam perebutan perunggu. Dipimpin Rachel Homan, Kanada bangkit setelah sempat kalah di semifinal.

“Saya bangga dengan perjuangan tim kami. Kami tidak pernah menyerah dan terus mendukung satu sama lain,” kata Homan.

Dengan tambahan emas dan perunggu ini, Kanada semakin mengukuhkan statusnya sebagai salah satu kekuatan utama curling dunia.

Hingga akhir turnamen, Kanada tercatat sebagai negara tersukses dalam sejarah curling Olimpiade dengan total raihan emas dan medali terbanyak.

Final putri yang mempertemukan Swedia dan Swiss dijadwalkan berlangsung Minggu (22/2).

Artikel Tag: olimpiade, Olimpiade Musim Dingin

Published by Ligaolahraga.com at https://dev.ligaolahraga.com/olahraga-lain/kanada-rebut-emas-curling-putra-olimpiade-2026-di-tengah-kontroversi
123
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini