Carlos Alcaraz Wujudkan Mimpi Dengan Raih Career Grand Slam

Penulis: Dian Megane
Senin 02 Feb 2026, 17:54 WIB - 318 views
Carlos Alcaraz Wujudkan Mimpi Dengan Torehkan Career Grand Slam

Carlos Alcaraz [image: getty images]

Ligaolahraga.com -

Berita Tenis: Carlos Alcaraz semakin mengukir namanya dalam sejarah tenis usai menjuarai Australian Open 2026, di mana ia mengalahkan Novak Djokovic dengan empat set dan menjadi petenis putra termuda yang menyelesaikan Career Grand Slam.

Setelah itu, petenis berkebangsaan Spanyol yang emosional merenungkan pencapaian yang telah memotivasi persiapannya selama pramusim.

“Rasanya luar biasa. Menyelesaikan Career Grand Slam adalah sesuatu yang selalu ada dalam pikiran saya,” seru Alcaraz. “Setiap kali saya datang ke Australia, saya selalu mempersiapkan diri dengan fokus pada Grand Slam ini, berusaha sekeras mungkin dan mempersiapkan diri sebaik mungkin untuk bermain di Grand Slam ini dan mencoba mengklaim trofi.”

“Pada musim-musim sebelumnya, saya belum mencapai hasil yang baik, tetapi saya sangat senang karena saya telah mendorong diri saya untuk menjadi lebih baik dan akhirnya berhasil pada musim ini.”

Petenis peringkat 1 dunia tiba di Melbourne dalam keadaan yang tidak biasa, setelah berpisah dengan pelatih lamanya, Juan Carlos Ferrero pada bulan Desember setelah tujuh musim bersama. Perubahan tersebut menimbulkan kehebohan dan keraguan dari luar, sesuatu yang sang petenis bertekad untuk diabaikan.

“Itu adalah pramusim yang berbeda bagi saya, jadi, saya harus bangkit dari situasi yang tidak biasa bagi saya, yang cukup sulit,” aku Alcaraz, yang belum pernah melaju lebih jauh dari perempatfinal di Australian Open sebelum musim ini.

“Banyak orang membicarakan segalanya dan meragukan level saya di Grand Slam ini. Setiap musim saya datang ke Australia, saya selalu berpikir untuk mendapatkan trofi. Itu tidak terjadi. Tidak bisa melangkah lebih jauh dari perempatfinal. Musim ini, saya haus akan lebih banyak, ambisius untuk mendapatkan trofi, dan cukup kuat secara mental, tidak mendengar apa pun atau kata-kata apa pun dari orang-orang. Dan kemudian hanya bermain tenis dengan baik di Grand Slam ini sangat berarti, sangat berarti bagi saya. Ini adalah mimpi yang menjadi nyata bagi saya.”

Menghadapi juara Australian Open sebanyak sepuluh kali, Djokovic di final, petenis berusia 22 tahun menghadapi tekanan awal ketika petenis berkebangsaan Serbia melaju cepat di set pertama. Alih-alih panik, petenis berkebangsaan Spanyol mempercayai prosesnya dan merespons dengan baik demi menyambar kemenangan empat set.

Dengan hasil tersebut, head to head kedua bintang tenis menjadi imbang dengan 5-5. Djokovic membukukan pertemuan kesepuluh melawan petenis berkebangsaan Spanyol setelah ia menumbangkan juara bertahan, Jannik Sinner demi melenggang ke final Grand Slam pertama sejak Wimbledon musim 2024.

Terlepas dari besarnya tonggak bersejarah yang diraih, petenis peringkat 1 dunia dengan cepat memuji petenis yang telah memenangkan 24 gelar Grand Slam.

“Apa yang ia lakukan sangat menginspirasi. Itu menginspirasi semua atlet,” tutur Alcaraz. “Bukan hanya petenis, tetapi semua atlet, bahkan saya sendiri. Apa yang perjuangkan dengan tubuh, pikiran, dan hidupnya untuk kembali bermain di final Grand Slam. Ia telah melawan orang-orang yang mengatakan bahwa ia tidak akan bermain di final Grand Slam lagi atau ia tidak akan mengalahkan Jannik atau saya. Kemudian ia datang dan bermain dengan sangat hebat dan mengalahkan Jannik di semifinal, dan di final ini, bermain tenis dengan impresif. Sungguh luar biasa apa yang ia lakukan.”

Jadi, setelah menyelesaikan Career Grand Slam – memenangkan keempat Grand Slam – bisakah ia  memenangkan keempat Grand Slam dalam musim yang sama?

“Itu akan menjadi tantangan besar,” tukas Alcaraz. “Saya hanya ingin fokus satu per satu. Saat ini, yang berikutnya adalah French Open. Saya memiliki kenangan indah tentang Grand Slam itu. Saya merasa sangat istimewa setiap kali saya pergi ke sana. Saya tidak ingin menempatkan diri saya dalam posisi yang sangat tertekan untuk harus melakukannya.”

Alcaraz meninggalkan Melbourne dengan tetap menghuni peringkat 1 dunia dan unggul 3.350 poin dari Sinner.

Artikel Tag: Australian Open 2026, Carlos Alcaraz, Novak Djokovic

Published by Ligaolahraga.com at https://dev.ligaolahraga.com/tenis/carlos-alcaraz-wujudkan-mimpi-dengan-raih-career-grand-slam
318
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini