Cori Gauff Goyah, Tapi Tetap Bertahan Di Stuttgart
Cori Gauff [image: jimmie48|WTA]
Berita Tenis: Petenis unggulan kedua, Cori Gauff tertinggal 0-3 di set pertama babak kedua Stuttgart Open musim 2026 melawan Liudmila Samsonova
Namun, juara French Open musim 2025 merespons dengan menyambar empat game berturut-turut demi membalikkan keunggulan dan akhirnya memenangkan set tersebut. Sejak momen tersebut, ia mengambil kendali penuh dan meraih kemenangan dua set langsung.
Petenis AS menutup pertandingan dengan kemenangan 7-5, 6-1 dalam waktu 1 jam 36 menit, semakin unggul seiring berjalannya pertandingan demi mencapai perempatfinal Stuttgart Open untuk kali ketiga berturut-turut. Sementara kemenangan tersebut merupakan kemenangan ketiga dalam tiga pertemuan melawan Samsonova.
“Saya memulainya dengan sedikit kurang baik,” aku Gauff. “Tetapi saya senang bisa lolos kali ini. Saya tidak pernah benar-benar mendapatkan pertandingan pertama yang mudah di Stuttgart, jadi, saya rasa tren itu sedikit berlanjut kali ini, tetapi saya senang bisa lolos ke babak selanjutnya.”
Kemenangan tersebut tidak sepenuhnya menyamai drama kemenangan tiga set sang petenis atas Veronika Kudermetova dan Sachia Vickery di pertandingan pembukanya pada musim 2023 dan 2024, tetapi sempat terlihat akan menuju ke arah tersebut di akhir set pertama.
Setelah petenis unggulan kedua bangkit dan unggul 4-3, Samsonova sempat memperbaiki keadaan, mempertahankan servisnya demi kedudukan 4-4, kemudian mendapatkan peluang break ketiganya dalam pertandingan demi keunggulan 5-4.
Namun, petenis peringkat 21 dunia, Samsonova tidak mampu menyelesaikan set tersebut dan petenis AS langsung membalas dengan memanfaatkan peluang break demi menyamakan kedudukan 5-5.
Itu adalah game pertama dari tiga game beruntun yang dimenangkan petenis unggulan kedua untuk menutup set pembuka yang berlangsung selama 62 menit, sebuah lonjakan yang memicu performa petenis unggulan kedua yang membuatnya memenangkan 25 dari 30 poin dan membawanya unggul 4-0 di set kedua.
Petenis yang telah mengantongi dua gelar Grand Slam menghadapi ujian terakhir yang sesungguhnya saat melakukan servis demi kedudukan 5-0 dalam game yang melibatkan lima deuce, tiga pelanggaran ganda, dan dua peluang break point yang dihadapinya. Ia lolos dengan sebuah ace demi menyelamatkan peluang break point kedua dan sebuah pukulan backhand winner untuk mendapatkan game point sebelum akhirnya berhasil mempertahankan servis.
Samsonova kembali mempertahankan servisnya demi menghindari kekalahan telak, tetapi petenis AS mengakhiri pertandingan dengan mempertahankan servisnya secara rutin, dan melaju ke perempatfinal Stuttgart Open untuk bertemu dengan petenis berkebangsaan Ceko, Karolina Muchova.
Pertandingan melawan Muchova bisa memberi Gauff peluang besar untuk mencapai semifinal Stuttgart pertamanya, karena ia mendominasi head to head mereka dengan 6-0. Tetapi petenis berusia 22 tahun tidak meremehkan pentingnya rekor tersebut.
“Ini olahraga profesional,” tukas Gauff. “Siapa pun bisa menang kapan saja. Tentu saja, anda mengambil apa yang anda lakukan dengan baik di pertandingan terakhir dan mencoba melakukannya lagi, tetapi seperti yang saya katakan, apa pun bisa terjadi. Ia petenis hebat. Ia juga petenis clay-court yang luar biasa. Jadi, saya tidak memperhitungkan pertandingan-pertandingan itu. Saya hanya mencoba fokus pada tujuan yang saya miliki untuk besok dan mudah-mudahan saya bisa keluar sebagai pemenang.”
Muchova mengamankan tempatnya di perempatfinal dengan kemenangan 1-6, 6-3, 6-0 atas petenis berkebangsaan Belgia, Elise Mertens. I sempat tertinggal 1-6, 0-2 sebelum bangkit dan meraih kemenangan dalam pertandingan pertama antara keduanya dalam lebih dari lima musim. Pertemuan tersebut menjadi pertandingan penentu dalam head to head mereka, setelah kini petenis berkebangsaan Ceko unggul dengan 2-1.
Artikel Tag: Stuttgart Open, Karolina Muchova, Cori Gauff, Liudmila Samsonova
Published by Ligaolahraga.com at https://dev.ligaolahraga.com/tenis/cori-gauff-goyah-tapi-tetap-bertahan-di-stuttgart
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini