Di Wilayah Musuh: Kisah Tim Witherspoon Menaklukkan Wembley

Penulis: Hanif Rusli
Senin 26 Jan 2026, 07:23 WIB - 98 views
Tim Witherspoon (kanan) menghentikan Frank Bruno di ronde ke-11 dengan pukulan overhand kanan keras. (Foto: Fight TV)

Tim Witherspoon (kanan) menghentikan Frank Bruno di ronde ke-11 dengan pukulan overhand kanan keras. (Foto: Fight TV)

Ligaolahraga.com -

Bertarung di kandang lawan selalu menjadi ujian tersendiri bagi seorang petinju, dan Tim Witherspoon merasakannya secara langsung pada 19 Juli 1986.

Saat itu ia mempertahankan gelar juara dunia kelas berat WBA melawan Frank Bruno di Wembley Stadium, London.

Laga ini bukan sekadar pertarungan gelar, melainkan duel sarat tekanan, atmosfer permusuhan, dan intrik di balik layar.

Tim Witherspoon yang dijuliki “Terrible” datang ke Inggris sebagai juara bertahan setelah merebut sabuk WBA pada Januari 1986 lewat kemenangan angka tipis atas Tony Tubbs.

Meski sempat tersandung kasus positif marijuana dan didenda oleh WBA, ia tetap memegang gelarnya.

Di sisi lain, Frank Bruno tampil sebagai penantang penuh harapan publik Inggris usai menghentikan Gerrie Coetzee hanya dalam satu ronde di laga eliminator.

Menyadari semua keuntungan ada di pihak tuan rumah, Witherspoon menjalani persiapan serius selama dua bulan di kamp latihan Don King di Ohio.

Ia sadar, bertarung di negeri orang berarti ia harus menang meyakinkan, bukan sekadar unggul tipis.

Namun setibanya di London, masalah muncul. Lokasi hotel yang penuh distraksi membuat timnya memutuskan pindah demi menjaga fokus.

Atmosfer jelang laga begitu panas.

Wembley dipadati sekitar 40 ribu penonton yang berharap Bruno menjadi juara dunia kelas berat Inggris pertama sejak 1899. Bahkan Bruno sempat dijagokan bandar taruhan.

Meski demikian, Witherspoon tetap tenang. Baginya, ini adalah momen hidup yang tak boleh disia-siakan.

Pertarungan berlangsung sengit. Bruno terbukti jauh lebih tangguh dari perkiraan banyak orang. Ronde demi ronde berjalan ketat, hingga Witherspoon menyadari satu hal: jika ingin menang di Inggris, ia harus melakukan lebih.

Pada ronde ke-11, ia menemukan celah, melepaskan overhand kanan keras yang menjatuhkan Bruno dan memaksa wasit menghentikan laga.

Kemenangan itu memastikan Witherspoon tetap menjadi juara dunia, unggul di kartu nilai saat laga dihentikan.

Namun drama belum berakhir. Seusai pertarungan, suasana berubah mencekam dengan lemparan kursi dan benda lain ke arah tim Witherspoon.

Dengan pengawalan ketat, ia akhirnya lolos tanpa cedera.

Bagi Tim Witherspoon, malam di Wembley itu menjadi salah satu kemenangan terbesarnya—sebuah bukti bahwa ia mampu menaklukkan lawan, tekanan publik, dan “wilayah musuh” sekaligus.

Artikel Tag: Wembley Stadium, London, Inggris

Published by Ligaolahraga.com at https://dev.ligaolahraga.com/tinju/di-wilayah-musuh-kisah-tim-witherspoon-menaklukkan-wembley
98
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini