IBF Akan Copot Gelar Jai Opetaia Jika Tetap Lawan Glanton di Zuffa Boxing
Jika Jai Opetaia tetap naik ring, maka ini akan menjadi kali kedua ia kehilangan sabuk IBF karena alasan administratif. (Foto: Fight TV)
Badan tinju dunia International Boxing Federation (IBF) memastikan akan mencopot gelar juara dunia kelas penjelajah milik Jai Opetaia apabila petinju asal Australia itu tetap melakoni pertarungan melawan Brandon Glanton pada Minggu (8/3) di Las Vegas, Amerika Serikat.
Pertarungan yang akan digelar di Meta Apex, Las Vegas, tersebut merupakan laga utama dalam ajang Zuffa Boxing 4.
Namun, IBF menyatakan tidak lagi memberikan sanksi resmi terhadap duel tersebut setelah muncul polemik terkait perebutan gelar milik promotor Zuffa Boxing.
Awalnya, IBF sempat mempertimbangkan untuk menyetujui pertarungan Opetaia melawan Glanton sebagai pertahanan gelar opsional.
Akan tetapi, keputusan tersebut berubah setelah IBF menilai adanya pelanggaran terhadap aturan organisasi terkait gelar yang dipertaruhkan dalam laga tersebut.
Masalah utama muncul karena Zuffa Boxing juga memperkenalkan sabuk juara dunia kelas penjelajah versi mereka dalam pertarungan tersebut.
Zuffa Boxing sendiri bukan merupakan badan sanksi resmi yang diakui oleh IBF.
Tim Jai Opetaia sebelumnya telah menghubungi IBF untuk meyakinkan bahwa sabuk Zuffa hanya akan diposisikan sebagai trofi atau simbol penghargaan.
Namun situasi berubah setelah konferensi pers di MGM Grand, Las Vegas, pada Jumat (6/3), menampilkan tiga sabuk sekaligus yakni sabuk IBF, sabuk The Ring, dan sabuk juara dunia Zuffa Boxing.
Melihat hal tersebut, IBF memutuskan untuk mencabut sanksi terhadap pertarungan tersebut.
Dalam pernyataan resminya, IBF menegaskan bahwa duel Opetaia melawan Glanton kini dikategorikan sebagai “unsanctioned contest” atau pertarungan yang tidak diakui oleh organisasi tersebut.
Berdasarkan aturan IBF, seorang juara yang bertanding dalam laga yang tidak disahkan dalam batas kelasnya akan otomatis kehilangan gelarnya, terlepas dari hasil pertandingan.
“Jika seorang juara berpartisipasi dalam pertarungan yang tidak disahkan dalam kelas beratnya, maka gelar tersebut akan dinyatakan kosong baik ia menang maupun kalah,” tulis IBF dalam pernyataan resmi mereka.
Jika Jai Opetaia tetap naik ring, maka ini akan menjadi kali kedua ia kehilangan sabuk IBF karena alasan administratif.
Pada 2023 lalu, ia juga sempat dicopot dari status juara setelah memilih menghadapi Ellis Zorro yang tidak masuk peringkat, alih-alih menjalani pertarungan wajib melawan mantan juara Mairis Briedis.
Meski demikian, Jai Opetaia (29-0, 23 KO) masih memegang sabuk juara dunia kelas penjelajah versi majalah The Ring dan berpeluang mempertahankan gelar tersebut untuk kedelapan kalinya.
Sementara itu, Brandon Glanton (21-3, 18 KO) saat ini menempati peringkat ke-10 dalam daftar penantang versi The Ring.
Sebelumnya, Jai Opetaia sempat menyatakan bahwa dirinya mengincar status juara dunia tak terbantahkan di kelas penjelajah.
Ia juga berharap dapat menambah sabuk juara dari berbagai organisasi sebelum akhirnya mempertimbangkan masa depan kariernya di dunia tinju.
Namun dengan keputusan terbaru dari IBF, rencana tersebut kini terancam terganggu karena kehilangan salah satu sabuk utama dapat memperumit upaya penyatuan gelar di divisi tersebut.
Artikel Tag: IBF, Jai Opetaia
Published by Ligaolahraga.com at https://dev.ligaolahraga.com/tinju/ibf-akan-copot-gelar-jai-opetaia-jika-tetap-lawan-glanton-di-zuffa-boxing
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini